/
Kamis, 01 September 2022 | 10:02 WIB
Mbak Rara duet dengan Novia Bachmid - (TikTok/@novbach) (suara.com)

Depok.suara.com - Rara Pawang Hujan terlihat tidak berani menerima tantangan dari Dokter Richard Lee untuk unjuk kebolehan merubah cuaca dalam waktu singkat. 

Padahal bila Rara berhasil menurunkan hujan di studio podcast, Dr Richard Lee akan memberikan uang tunai sebesar Rp500 juta. 

Sebelumnya Rara menceritakan bahwa dirinya bisa menghentikan hujan di area perusahaan batu bara dalam waktu kurang dari 15 menit. 

Dr Richard Lee yang kagum mendengar kehebatan Rara Pawang Hujan lantas memintanya menunjukan aksinya di studio podcast miliknya. 

Rara menolak permintaan Dokter Richard Lee karena menurutnya menghentikan hujan harus memiliki tujuan tertentu.

"Jadi kita tidak boleh memainkan cuaca, menggeser-geser tanpa tujuan. Kalo ini kan saya tujuannya baik di tambang batu bara," kata Mbak Rara dalam tayangan pada Rabu (31/8/2022) dikutip dari Suara.com.

Dengan tujuan baik tersebut, hati Mbak Rara akan tersentuh sehingga bisa membantunya mengatur cuaca.

Tapi, Mbak Rara kemudian menanyakan harga saat Dokter Richard Lee terus memaksa memberikan pembuktian langsung.

"Ya bisa, tapi kan kembali lagi. Ngapain kita.. berani bayar berapa Dok?" tantang Mbak Rara.

Baca Juga: Ditantang dr Richard Lee Datangkang Hujan 10 Menit Rp 500 Juta, Mbak Rara Banyak Alasan: Tidak Boleh Mainkan Cuaca!

"Berapa kamu mau? Saya paling suka kalo kayak gini," jawab Dokter Richard Lee.

Lokasi syuting podcast Dokter Richard Lee dan Mbak Rara saat itu sedang cerah.

"10 menit hujan, 500 juta," kata Dokter Richard Lee menantang.

Sayangnya Mbak Rara tetap menolak. Menurut dia, mengatur cuaca tidak bisa sembarangan dan butuh persiapan cukup panjang.

"Saya bukannya tidak mau uang dari Pak Dokter. Jadi ketika kita program satu hari minta cerah, itu harus continue. Jadi kalo Pak Dokter nantang saya ya besok," ujar Mbak Rara.

Bahkan Mbak Rara terang-terangan juga butuh melihat BMKG.

"Karena sebelum matahari terbit, saya akan minta cerah di batu bara, hujan di lokasi lain. Saya juga ngeliat BMKG juga," ujar Mbak Rara. 

Sumber: Suara.com

Load More