Depok.suara.com - Rocky Gerung seorang filsuf dan intelektual Indonesia ini kerap mewarnai berbagai acara televisi. Mantan dosen Universitas Indonesia ini kerap dimintai pendapat mengenai kondisi perpolitikan di Indonesia.
Kecerdasannya dan kemampuannya menyampaikan gagasan dengan cara mudah membuat orang takjub. Bukan hanya kritis, namun argumentasinya selalu punya landasan filosofis.
Walau tidak semua orang langsung mampu menangkap pembicaraannya karena tingkat intelektual yang berbeda. Namun kehadirannya selalu dinantikan.
Menariknya, ia yang dikenal non muslim kerap memuji konsep hukum Islam yang berkeadilan. Rocky bahkan kerap mengutip ayat Al Qur’an untuk menguatkan argumentasinya. Rocky bahkan terang-terangan tertarik dengan konsep negara Islam yang dinilainya lebih dekat dengan keadilan (justice).
Sering membela konsep Islam, membuat Rocky menuai simpati dari muslim di Indonesia. Bahkan dalam suatu kesempatan, ada jamaah yang menanyakan bagaimana jika Rocky Gerung masuk Islam.
"Soal agama, selalu hal itu ditanyakan,”katanya
Rocky rupanya tak hanya menguasai ilmu filsafat barat. Rocky Gerung ternyata juga sudah kenyang mempelajari filsafat Islam. Ia mengaku pernah belajar langsung filsafat Islam dari filsuf sekaligus tokoh muslim Indonesia Prof. Dr. Harun Nasution, mantan Rektor IAIN Syarif Hidayatullah.
Meski argumentasinya kerap membela umat muslim, Rocky Gerung ingin menghindari pembicaraan mengenai keyakinan. Ia mengaku bicara dengan muslim di wilayah muamalah (hubungan horizontal), bukan vertikal yang menyangkut akidah.
Di wilayah muamalah, masyarakat bebas “bertengkar” atau mendiskusikannya. Namun ia membatasi diri untuk membahas keyakinan.
Baca Juga: Restoran Padang Lapek Binaan BNI di Den Haag Diapresiasi DPR
“Karena itu bagian paling misterius dari keyakinan seseorang,”katanya
Ia menyebut iman, hidayah, atau panggilan, dimana panggilan langit hanya boleh didengar hati nurani. Panggilan itu dijawab dengan hati nurani, bukan di depan khalayak menggunakan speaker.
Ia pun menegaskan Tuhan tahu mengenai keyakinannya. Ia pun lantas mengutip ayat dalam Al Quran, Inna rabbaka mirshaad, yang berarti Sesungguhnya Tuhanmu mengawasi.
“God watching us,”katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun