Depok.suara.com - Sudah lebih dari 20 tahun seri One Piece berjalan. Kendati demikian, One Piece masih tetap digemari oleh para penggemarnya karena jalan cerita yang menarik dan rahasia yang masih menjadi misteri. Salah satunya adalah rahasia dari kekuatan Monkey D. Dragon.
Meski telah dikenal sejak lama, namun kekuatan dari ayah sang protagonis, Monkey D. Luffy ini masih menjadi rahasia. Kita hanya bisa mengandalkan petunjuk dari nama, perilaku, tampilan wajah, dan beberapa kemunculan Dragon yang tidak banyak.
Kemunculan perdananya adalah saat eksekusi Luffy oleh Buggy di Logue Town. Saat itu, kedatangan Dragon disertai dengan badai dan petir yang menyambar. Terlebih, Dragon juga menyelamatkan Luffy dari kejaran Smoker.
Itulah yang menjadi petunjuk besar kekuatan dari pemimpin pasukan revolusioner ini. Namun, apakah kekuatannya dapat mengendalikan badai dan petir? Mari simak ulasan berikut.
Hanya pengguna Haki tingkat tinggi
Teori yang pertama adalah Dragon tidak memakan buah iblis, alias hanya menggunakan Haki untuk bertarung. Tak jauh beda dengan ayahnya, yaitu Monkey D. Garp, Dragon hanya menggunakan taktik bertarung dan kepalan tinjunya. Fakta ini merujuk pada garis keturunan. Karena, keluarga Monkey D hanya menggunakan kepalan tinju untuk bertarung.
Selain itu, fakta bahwa Dragon menyelamatkan Sabo yang tenggelam karena perbuatan kaum naga langit juga menjadi salah satu petunjuknya. Saat itu, Dragon sendiri yang secara langsung menolong Sabo yang tenggelam di laut, yang mana jika ia adalah pemakan buah iblis maka tidak dapat bersentuhan dengan air laut.
Kemudian, Dragon yang melatih langsung Sabo untuk menggunakan teknik bertarung dan Haki. Sehingga, jurus yang dikeluarkan Sabo saat berada di Dresrossa merupakan hasil dari latihannya bersama dragon.
Jika kita perhatikan, jurus yang Sabo gunakan pada saat melawan Jesus Burges berkaitan dengan naga. Ini berhubungan dengan nama Dragon yang berarti naga.
Sedangkan, untuk mengatur cuaca di Logue Town, dia hanya menggunakan alat pengatur cuaca biasa. Seperti halnya Nami yang dapat menggunakan awan petir dengan tongkat sulapnya. Bedanya, Dragon menggunakan alat dengan skala yang lebih besar.
Baca Juga: Puluhan Aremania Diamankan Petugas Gabungan di Laga BRI Liga 1 Persik Kediri vs Arema FC
Dragon pengguna buah iblis?
Selain itu, ada juga yang mengatakan bahwa Dragon adalah pengguna buah iblis. Dan lagi-lagi para fans berspekulasi mengenai buah iblis apa yang mungkin Dragon miliki. Salah satu spekulasi atau teori yang cukup santer terdengar menyebutkan bahwa buah iblis yang Dragon miliki bernama Thunderbird, buah iblis Mythical Zoan.
Menurut legenda, kapan pun dan di mana pun Thunderbird berada akan ada badai yang menyambut kedatangannya. Hal ini sesuai dengan apa yang terjadi dengan sosok Monkey D. Dragon. Setiap kali dia muncul maka akan selalu muncul badai, seperti yang terjadi di Loguetown. Entah apa maksud Dragon melakukan hal tersebut. Namun, inilah yang kemudian menjadi dasar dari spekulasi bahwa kemungkinan dia memiliki kekuatan buah iblis yang mampu mengendalikan cuaca.
Lalu, mengapa kemudian buah iblis Thunderbird diduga menjadi buah iblis Dragon? Hal ini berkaca pada sosok Oda Sensei. Jika merujuk pada Eiichiro Oda yang senang akan hal yang berbau mistis dan mitologi, ada kemungkinan juga jika Dragon memiliki buah iblis tipe mythical Zoan dengan bentuk Thunderbird.
Mengutip dari berbagai sumber, Thunderbird merupakan makhluk mitologi dari suku asli Amerika (Indian, Navajo, dan sebagainya) yang mampu mengendalikan cuaca. Selain itu, Thunderbird juga mampu berubah wujud menjadi manusia.
Hal ini sejalan dengan bagaimana sistem kerja dari buah iblis tipe Zoan di mana manusia bisa berubah menjadi bentuk hewannya atau hybrid. Jika dilihat dari desain karakter pun, Dragon terlihat mirip dengan salah satu suku asli Amerika. Sehingga, ini menjadi salah satu petunjuk besar dari spekulasinya.
Koneksi dengan Penduduk Pulau Langit
Terdapat spekulasi lainnya yang menyebutkan bahwa buah iblis Dragon tersebut memiliki koneksi dengan pulau langit. Salah satu petunjuk yang paling menonjol adalah tato yang ada di wajahnya. Jika dilihat secara seksama, tato yang digunakan oleh Dragon mirip seperti yang dimiliki oleh suku Indian Amerika. Nama dari tato suku Indian adalah Windows Peak dan merupakan sebuah atribut yang umum dimiliki oleh suku Indian.
Menurut sumber lain, suku Indian adalah penduduk asli benua Amerika dan merupakan warga asli yang sebenarnya mendiami benua tersebut jauh sebelum bangsa Eropa datang. Namun sayangnya, bangsa Indian mendapat perlakuan tidak baik dari para penjajah dan akhirnya harus berperang mempertahankan tanah kelahiran mereka sendiri. Hingga akhirnya mereka hampir punah dari peradaban.
Akhirnya, Amerika kebanyakan dihuni oleh bangsa berkulit putih yang berasal dari benua Eropa dan ras kulit hitam yang berasal dari benua Afrika. Menurut sebuah sumber, para banga Indian akhirnya kalah dan terusir dari tanah mereka sendiri yaitu Amerika, bahkan korban atas peperangan tersebut dari kubu suku Indian juga cukup banyak.
Bisa jadi persamaan ini mengisyaratkan bahwa Dragon ingin membebaskan dunia dari cengkraman Pemerintah Dunia, sama seperti bangsa Indian yang ingin terbebas dari penjajahan bangsa Eropa. Salah satu upaya bangsa Indian untuk memenangkan pertempuran adalah menghadirkan sebuah mitos tentang Thunderbird. Dalam cerita One Piece, bangsa Indian mungkin Oda wakilkan sebagai penduduk pulau langit.
Dari tato yang mereka miliki, seperti Wyper yang merupakan penduduk Shandora, nampak sangat mirip dengan tato yang Dragon miliki. Ini juga yang kemudian menjadi poin lain mengapa kemudian Dragon bisa jadi memiliki koneksi dengan para penduduk pulau langit. Apakah Dragon pernah membantu mereka sebelumnya? Atau justru tato di wajah Dragon merupakan bentuk penghormatan terhadap mereka? Untuk saat ini semuanya masih menjadi misteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Selama Ramadan Pemkab Cianjur Larang Total THM Beroperasi, Rumah Makan Buka Jam 4 Sore
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat