- Mantan gelandang Timnas Indonesia, Elly Idris, meninggal dunia pada Kamis (12/2/2026) sore di RS Cinta Kasih, Ciputat.
- Elly Idris pernah berperan penting membawa Timnas Indonesia mencapai semifinal Asian Games 1986.
- Rekam jejak kepelatihannya meliputi beberapa periode melatih kepala Persita pada tahun 2009 hingga 2018.
Suara.com - Kabar duka kembali menyelimuti persepak bolaan Indonesia.
Mantan gelandang Timnas Indonesia, Elly Idris meninggal dunia, Kamis (12/2/2026) sore di Rumah Sakit Cinta Kasih, Ciputat, Tangerang.
Wafatnya Elly Idris dibenarkan salah satu tokoh sepak bola nasional, Dany Aulia.
"Benar kami mendapatkan kabar beliau wafat sekitar pukul 15.30 WIB," kata Dany kepada Suara.com.
Karir Elly Idris
Melansir sejumlah sumber, Elly Idris pernah menjadi asisten pelatih Persita pada musim 2007/2008.
Setelah itu, Elly Idris dipercaya menjadi pelatih kepala musim 2009/2010. Periode selanjutnya adalah 2010-2013. Elly kembali pada musim 2017/2018.
Semasa aktif sebagai pemain, Elly Idris merupakan bagian dari Timnas Indonesia. Ia punya andil besar dalam sejarah sepak bola nasional.
Elly Idris turut serta dalam keberhasilan Timnas Indonesia menembus semifinal Asian Games 1986.
Baca Juga: Nova Arianto Buka Suara Usai Timnas Indonesia U-17 Dibekuk China, Singgung Ekspektasi Tinggi
Sementara tugas terakhirnya bersama Timnas Indonesia adalah di SEA Games 1993.
Di level klub, Elly pernah membela PS Jayakarta dan Yanita Utama. Ia juga pernah menjadi bagian dari Kramayudha Tiga Berlian.
Klub tersebut berhasil meraih sejumlah gelar juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ramadhan Sananta Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
-
Klub Brunei DPMM FC Janji Rekrut Ramadhan Sananta Kembali jika Berkembang di Masa Depan
-
Psywar Pep Guardiola, Manchester City Tunggu Arsenal Terpeleset
-
Tidak Terima, Alvaro Arbeloa Menolak Real Madrid Disebut Ada di Titik Terendah
-
Kabar Gembira! Trump Hapus Jaminan Visa Rp245 Juta untuk Pemegang Tiket Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Phil Foden, Assist Ajaib Menyelamatkan Wajah Pep Guardiola
-
Marcelo Bielsa Coret Luis Suarez, Mimpi Main di Piala Dunia 2026 Pupus
-
Kabar Duka untuk Persib: Ibu Bojan Hodak Wafat di Usia 86 Tahun
-
Florentino Perez Siap Bajak Bintang Dunia Meski Real Madrid Hancur Tanpa Gelar, Singgung Ronaldo