Depok.suara.com - Seorang pria mendapatkan transferan uang dari Google sebesar 249.999 dolar AS atau setara Rp3,7 miliar. Namun itu terjadi karena raksasa mesin pencari tersebut melakukan kesalahan.
Pria yang mendapatkan kiriman uang miliaran rupiah itu adalah Sam Curry. Dia merupakan staf teknisi keamanan di perusahaan mata uang kripto Yuga Labs.
Dia mengaku bingung lantaran tak melakukan pekerjaan apa pun untuk Google. Curry menyampaikan hal itu dalam akunnya di Twitter.
"Sudah lebih dari 3 minggu sejak Google secara acak mengirimi saya 249.999 dolar AS dan saya masih belum mendengar apa pun di tiket dukungan," tulis Curry, dikutip dari CNN Business, Selasa (20/9/2022).
Dia pun bertanya cara untuk menghubungi Google. Bahkan, dia sempat menyatakan, tak masalah jika Google tak menginginkan kembali uang tersebut.
"Apakah ada cara agar kami dapat menghubungi @Google? Tidak apa-apa jika Anda tidak menginginkannya kembali," tulisnya.
Namun ternyata Google sedang bekerja untuk mendapatkan kembali uang tersebut. Google mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembayaran yang salah itu akibat human error atau kesalahan manusia.
"Tim kami baru-baru ini melakukan pembayaran ke pihak yang salah sebagai akibat dari kesalahan manusia. Kami menghargai bahwa hal itu dengan cepat dikomunikasikan kepada kami oleh mitra yang terkena dampak, dan kami sedang berupaya untuk memperbaikinya," tulis juru bicara Google dalam email ke CNN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Socrates di Meja Tongkrongan, Mengapa Banyak Belajar Bikin Pendiam?
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
-
Impor Minyak dari Rusia Telah Jalan, Tapi Bukan Pertamina Melainkan Lemigas
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Duel Berdarah di Belawan: Pekerja Kontainer Lawan Begal Bermartil Demi Ponsel Kerja
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir