/
Kamis, 29 September 2022 | 11:30 WIB
Ilustrasi balita sakit (Shutterstock)

Depok.suara.com - Balita berusia 3 tahun bernama Muhamad Gifari di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) mengalami hipotermia usai tersesat dua hari saat dibawa mendaki oleh orang tuanya. Korban diketahui tersesat bersama tujuh pendaki dewasa di Gunung Soputan.

"Tim SAR gabungan menemukan korban di pinggir jalan sedang beristirahat karena balita mengalami gejala hipotermia," ujar Kepala Basarnas Manado Monce Brury dalam keterangannya, Senin (26/9/2022).

Monce mengatakan, korban dan tujuh pendaki dewasa itu awalnya dilaporkan hilang pada Minggu (25/9) dini hari. Tim SAR gabungan lalu dikerahkan untuk memulai pencarian para korban.

"Satu Tim rescue bergerak cepat dikarenakan ada balita yang ikut pendakian," ujarnya.

Kendati demikian, tim baru menemukan para pendaki tersesat itu sekitar pukul 08.00 Wita, pagi hari. Monce memastikan para pendaki gunung yang tersesat itu berhasil ditemukan dalam keadaan sehat.

"Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban dan balita langsung dievakuasi menggunakan motor untuk dibawa turun mengingat balita mengalami gejala-gejala hipotermia, semua korban dievakuasi dalam keadaan selamat," katanya.

Diketahui, para pendaki yang hilang itu adalah Fauzan Mamonto (21) Aidil Akbar (21), Ardika Moho (18), Acan Weker (19), Putri Nuraim (21), Fazrim Moho (21), Yayan Rahman (27) dan anak balitanya Muhamad Gifari.

Kejadian ini mendadak menjadi viral dan ramai di perbincangkan warganet. Pasalnya, balita tidak seharusnya berada di gunung karena fisik yang belum terlatih.

"Biar apa? Biar lebih dini mengenal alam gitu?" tanya akun @innaw***.

Baca Juga: Putri Candrawathi Sudah Buka Aib ke Febri Diansyah? Alasan Eks Jubir KPK Mau jadi Pengacara, Sebut Sudah Curhat Tatap Muka

"Mungkin kalau mau ajak camping bisa dibawa ke bumi perkemahan aja dulu, kenalin rasa dinginnya, gimana cara adaptasinya, kalau ke gunung kan rawan, entah suhu udara atau apapun yang ada di sana," ujar akun @vida***.

"Orang tua banyak gaya ya begitu, merasa paling cinta sama alam padahal cuma buat foto-foto dan di bagi di medsos," ucap @bless.se***.

Load More