Depok.suara.com - Semalam, kerusuhan pecah di Stadion Kanjuruhan, Kepanjang, Malang. Setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir 3-2 untuk tim tamu, sejumlah suporter Arema FC turun ke lapangan.
Untuk menghalau turunnya suporter ke lapangan, petugas keamanan menyemprotkan gas air mata. Dari sinilah terjadinya huru-hara hingga menyebabkan 127 orang meninggal dunia (data hingga Minggu, 2 Oktober 2022 pukul 05.30 WIB).
Kerusuhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pun masuk ke dalam kerusuhan paling tragis dalam sepakbola. Namun, masih banyak kerusuhan yang terjadi dalam dunia sepak bola.
Berikut 5 kerusuhan tragis yang pernah ada di dunia sepak bola:
1. Tragedi di Stadion Nasional Peru (24 Mei 1964, 318 Orang Meninggal Dunia)
Sebanyak 318 orang meninggal dunia dan ini merupakan kerusuhan paling tragis dalam sejarah sepakbola. Saat itu, digelar Kualifikasi Olimpiade 1956 yang mempertemukan tuan rumah Peru vs Argentina.
Awalnya laga berlangsung sengit. Namun, semuanya berubah setelah wasit menganulir gol yang dibuat Peru.
Alhasil, fans Peru menggila dan memulai kerusuhan. Akibatnya, 318 orang meninggal dunia dan mengakibatkan 500 orang luka-luka.
2. Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya (1, Oktober 2022, 127 Orang Meninggal Dunia)
Baca Juga: Agar Mengenal Budaya dan Toleransi, Nilai Pancasila Bisa Ditanamkan pada Anak Lewat Keseharian
Sebanyak 127 orang meninggal dunia dalam kerusuhan yang terjadi kelar laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, pun mengungkap kronologi terjadinya kerusuhan.
”Para penonton turun ke tengah lapangan, dan berusaha mencari para pemain untuk menanyakan kenapa sampai kalah, atau melampiaskan. Karena itu, pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan, dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan," ucap Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat berada di Mapolres Malang, pada Minggu dini hari (2/10/2022).
"Dari 40.000 penonton yang hadir, kurang lebih tidak semuanya anarkis tidak semuanya kecewa, hanya sebagian yaitu sekitar 3 ribuan yang masuk turun ke tengah lapangan. Sedangkan yang lainnya tetap mereka yang di atas," lanjut Nico.
3. Kerusuhan di Ghana (9 Mei 2001, 126 Orang Meninggal Dunia)
Sebanyak 126 orang meningggal dunia dalam kerusuhan yang tersaji di Accra Sports, Stadium, Ghana. Saat itu, digelar laga yang mempertemukan Hearts of Oak dan Asante Kotoko.
Karena penonton tidak patuh, polisi menembakkan gas air mata. Akibatnya, sebanyak 70.000 penonton yang berada di tribun stadion mencari jalan keluar stadion yang mengakibatkan banyak suporter terinjak-injak. Akibatnya, sebanyak 126 orang meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement