Depok.suara.com - Lesti Kejora yang mengalami kasus kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT yang diduga dilakukan Rizky Billar menghebohkan penggemar. Bahkan karena hal ini pedangdut ini perlu menjalani perawatan di rumah sakit.
Melihat hal ini sang paman, Imam Suwangsa mengabarkan kondisi terkini Lesti Kejora. Sambil menahan tangis, dia menunjukkan potret Lesti Kejora yang terbaring tak berdaya di ranjang rumah sakit.
"Dede yang kuat ya. Bisa selesai permasalahan ini," ujar paman Lesti Kejora dalam video yang dibagikan ulang oleh akun @rumpi_gosip pada Minggu (2/10/2022).
Sang paman tak bisa membayangkan apa yang dialami Lesti Kejora hingga hanya bisa menangis.
Pasalnya Lesti Kejora yang dirawat ayah ibunya dengan penuh kasih sayang malah menjadi korban kekerasan suaminya sendiri.
"Ikut bersedihlah, nangis. Mungkin kalau ada orangnya di sini, yang pertama tunjuk-tunjuk saya, Uwa-nya. Saya beranilah tunjuk-tunjuk (Rizky Billar). Ini kan sakitnya sakit buatan, bukan sakit alami," ungkap Imam.
"Sangat-sangat miris sekali ini. Dede itu perempuan, badannya kan kecil. Billar itu kan badannya besar. Kalo betul ada pekerjaan tangan atau bagaimana dia itu, masa (dicekik)," tambah Imam Suwangsa yang biasa disapa Lesti Kejora dengan sebutan Uwa.
Lebih lanjut, Imam Suwangsa menyebut keluarga besarnya tidak terima dengan perlakuan KDRT Rizky Billar kepada Lesti Kejora.
"Dari Uwa dan dari keluarga iya mungkin. Nggak bisa menerima hal seperti itu," ungkap dia.
Baca Juga: Aktor Korea Lee Min-ho Ucapkan Belangsukawa untuk Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan
Berbagai tanggapan dituliskan warganet atas hal itu. Mereka kompak tak terima dengan perlakuan Rizky Billar, pun miris dengan luka lebam yang terlihat dalam potret terkini Lesti Kejora.
"Ya Allah berarti itu beneran foto lesti ya. Lebamnya astaghfirullah sampe begitu banget memarnya tangan kecil lesti dikeremukin sama Biliar," tulis akun @anggra***.
"Kita aja orang lain gak terima apalagi keluarganya," komentar akun @aina***.
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel