/
Kamis, 06 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Polisi ketika tragedi Kanjuruhan (Tangkapan layar)

Depok.suara.com - Tragedi Kanjuruhan menyisakan banyak duka bagi insan sepak bola nasional. Beberapa pihak juga meminta tanggung jawab atas jatuhnya ratusan korban dalam insiden tersebut.

Salah satu pihak yang dianggap bertanggung jawab adalah kepolisian. Apalagi banyak video yang berbedar mengenai aksi barbar pihak kepolisian ketika menindak para suporter.

Hal ini terlihat dari sebuah video amatir yang merekam kejadian ketika polisi menangani suporter yang masuk ke lapangan. Dalam Video tersebut diduga kuat oknum polisi sedang tertawa terbahak-bahak melihat suporter berlarian.

Video yang dibagikan oleh akun twitter @Sambo_Kaisar pada Rabu (4/10/2022) itu, menyita komentar menggelitik warganet. Tidak sedikit yang mengutuk dua oknum polisi yang ada dalam video tersebut.

“Tembakan gas yang bertubi-tubi dan ucapan kematian dari seorang oknum (tragedi Kanjuruhan),” tulis @Samb_Kaisar pada captionnya dalam unggahan video tersebut.

Terlihat jelas, dari video itu kerusuhan Kanjuruhan yang direkam di balik kaca sebuah mobil. Kemudian terdengar ada dua orang yang diduga kuat polisi berbincang di mobil tersebut.

Salah seorang dari rekaman tersebut mengatakan, jarang melihat kerusuhan yang terjadi sambil tertawa terbahak.

"Jarang-jarang lihat ini hihihi..," ujar salah satu dari mereka sambil tertawa terbahak.

Selain itu, beberapa kali oknum itu mengatakan kata ‘mati’ yang ditunjukkan untuk para supporter dalam kerusuhan tersebut.

Baca Juga: KEJAM! Keterangan Resmi Polisi, Lesti Kejora Mengalami KDRT Bukan Kali Pertama, Sudah Sering

"Rekan-rekan kalau ngawur ngawur dok, perang" katanya lagi.

"Mati kalau lawan brimob dok, mati!!!, disikat,".

"Lho mati kena itu, lho mati kena itu dok mati..," ujar orang kedua.

Kedua oknum itu menyinggung dalam bahasa Jawa, jika diartikan, akan banyak korban yang berjatuhan karena tragedi Kanjuruhan itu.

“Kena kepalanya (sambil nahan tawa), lihaten lha nyonyor semua," ujar orang pertama.

"Siap-siap pasien akeh dok,hihihi..," kata orang kedua dalam video itu.

Load More