- Dokumen Epstein Files rilis Januari 2026 ungkap data tokoh Indonesia.
- Nama Hary Tanoesoedibjo disebut terkait bisnis properti dengan Donald Trump.
- Istilah Indonesian CIA muncul dalam dokumen laporan informan rahasia FBI.
Suara.com - Kalimat 'Indonesian CIA' pada Epstein Files atau Dokumen Epstein menarik banyak pihak setelah beredar luas akhir Januari 2026. Kalimat yang membahas 'Indonesian CIA' dan konglomerat Tanah Air nampak satu dokumen dengan topik 'mata-mata Israel'.
Sebagai informasi, Departemen Kehakiman AS (DOJ) resmi merilis Epstein Files ke publik pada akhir Januari 2026.
Dokumen tersebut berisi tiga juta halaman, 180 ribu foto, serta 2.000 video.
Sebagian di antara dokumen berisi kejahatan seksual yang dilakukan oleh Jeffrey Epstein.
Indonesia juga dibahas sebanyak 902 kali dengan beberapa tokoh nasional ada pada dokumen.
Perlu digarisbawahi, nama tokoh yang ada pada Epstein Files belum tentu terlibat pada tindak kejahatan karena isi dokumen bersifat universal.
Epstein Files bahkan memuat dokumen laporan keuangan JPMorgan di mana nama Jokowi dan Sri Mulyani ada di dalamnya.
Pembahasan 'Indonesian CIA' dan Mata-Mata Israel
Salah satu konglomerat Indonesia nampak dibahas pada dokumen Epstein Files berkode 'EFTA00090314'.
Baca Juga: Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
Lembar pertama dokumen yang tercatat tanggal 19 Oktober 2020 bertuliskan 'UNCLASSIFIED, FEDERAL BUREAU OF INVESTIGATION. CHS REPORTING DOCUMENT' (TIDAK TERKLASIFIKASI, BIRO INVESTIGASI FEDERAL. DOKUMEN PELAPORAN CHS).
Dokumen banyak membahas mengenai CHS atau informan yang disebut sebagai sumber informasi rahasia (CHS).
Informan rahasia FBI itu menyebut bila Jeffrey Epstein adalah mata-mata Israel.
Menurut CHS, Epstein dekat dengan salah satu petinggi Israel. Salah seorang petinggi bahkan menyebut bila Netanyahu merupakan seorang kriminal.
"(U)Jeffrey Epstein (Epstein) diwakili oleh Dershowitz. CHS ingat Dershowitz memberi tahu Alex Ocasta (Jaksa AS Distrik Selatan Florida pada saat itu) bahwa Epstein tergabung dalam dinas intelijen AS dan sekutu. CHS membagikan rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein di mana ia mencatat. Setelah panggilan ini, Mossad kemudian akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak (Barak) dan dilatih sebagai mata-mata di bawahnya. Barak percaya bahwa Netanyahu adalah seorang kriminal. Arab Saudi, Israel, dan Uni Emirat Arab (UEA) bersekutu melawan Qatar, Turki, Iran, dan Suriah," bunyi keterangan pada Esptein Files.
Pada lembar kedua, tepatnya tiga paragraf setelah membahas mata-mata Israel, Esptein Files memuat keterangan tentang 'Indonesian CIA'.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Akhirnya Rilis! Vivo X Fold 6 Bawa Baterai 7.000 mAh dan Kamera Zeiss 200 MP