/
Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Penjual dawet penyebar hoaks di Kanjuruhan disebut Kader PSI. [Istimewa] (Istimewa)

Pada video tersebut pelaku mendatangi rumah keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Dia meminta maaf sambil menangis di pangkuan keluarga korban.

Menurut akun @aremaniaculture, sembilan hari setelah tragedi data dari perempuan yang mengaku penjual dawet itu tersebar. Hal ini yang kemudian membuat tumahya dijaga ketat oleh pihak kepolisian.

Sumber: Suara.com

Load More