/
Senin, 24 Oktober 2022 | 15:55 WIB
Potret ilustrasi (Istimewa)

Depok.suara.com, Terkait maraknya kasus gagal ginjal akut anak yang diduga disebabkan oleh pengunaan obat cair atau sirup membuat Pemerintah dan instansi terkait seperti Kemenkes dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan ivestigasi secara mendalam. 

Hal tersebut dilakukan setelah ditemukannya 102 jenis obat sirup pada sejumlah rumah pasien gagal ginjal akut misterius.

Kepala BPOM mengatakan, setelah pihaknya melakukan sampling dan pengujian terhadap 102 obat tersebut untuk melihat apakah obat tersebut mengandung etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) karena diduga menjadi penyebab penyakit gagal ginjal akut pada ratusan anak di Indonesia.

"Dari 102 obat tersebut, ada 23 produk yang tidak mengandung keempat pempat pelarut tersebut, yaitu propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol dan atau gliserin/gliserol sehingga aman digunakan," ujar Penny dalam konferensi pers, Minggu (23/10/2022). 

Selain itu, Penny juga mengatakan, dari 23 jenis obat tersebut ada sekitar tujuh obat yang masih aman untuk digunakan selama sesuai dengan petunjuk penggunaan. 

"Dari 23 jenis obat tersebut, ada tujuh yang masih aman untuk digunakan, namun, harus sesuai dengan aturan pakai yang disarankan," pungkasnya. 


Berikut daftar 23 produk obat sirup yang tidak mengandung bahan yang diduga sebagai penyebab penyakit gagal ginjal akut anak. 

1. Alerfed Syrup (Guardian Pharmatama)

2. Amoxan (Sanbe farma)

Baca Juga: Komplotan Spesialis Pencurian AC Minimarket Lintas Kabupaten di Lampung Dibekuk

3. Amoxicilin (Mersifarma TM)

4. Azithromycin Syrup (Natura/Quantum Labs)

5. Cazetin (Ifras Pharmaceutical Laboratories)

6. Cefacef Syrup (Caprifarmindo Labs)

7. Cefspan syrup (Kalbe Farma)

8. Cetirizin (Novapharin)

9. Devosix drop 15 ml (Ifras Pharmaceutical Laboratories)

10. Domperidon Sirup (Afi Farma)

11. Etamox syrup (Errita Pharma)

12. Interzinc (Interbat)

13. Nytex (Pharos)

14. Omemox (Mutiara Mukti Farma)

15. Rhinos Neo drop (Dexa Medica)

16. Vestein (Erdostein) (Kalbe)

17. Yusimox (Ifras Pharmaceutical Laboratories)

18. Zinc Syrup (Afi Farma)

19. Zincpro syrup (Hexpharm Jaya)

20. Zibramax (Guardian Pharmatama)

21. Renalyte (Pratapa Nirmala)

22. Amoksisilin

23. Eritromisin

Berikut ketujuh jenis obat sirup yang aman untuk digunakan selama mengkuti aturan pakai. 

1. Ambroxol HCI (Kimia Farma)

2. Anakonidin OBH (Konimex)

3. Cetirizin (Sampharindo Perdana)

4. Paracetamol (Mersifarma TM)

5. Paracetamol (Kimia Farma)

6. Paracetamol Sirup (Afi Farma)

7. Paracetamol Drops (Afi Farma)

Load More