Depok.suara.com - Pakar Mikro Ekspresi, Handoko Gani mengaku bingung dengan ekspresi yang ditunjukkan oleh Putri Candrawathi ketika hadir sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (1/11/2022).
Dirinya menilai ekspresi Putri Candrawathi tidak merepresentasikan atau tidak seperti korban pelecehan seksual pada umumnya. Walau pihak Putri Candrawathi teguh mengatakan mengalami pelecehan dari Brigadir J.
“Iya saya juga bingung kalau melihatnya nih. Kenapa begini nih, ya maksudnya bukankah kalau seperti itu dari pihak keluarga kan masih kekeuh bukan pelecehan. Sementara beliau ini kan merasa bahwa dilecehkan,” ucap Handoko Gani dalam wawancaranya bersama Kompas TV, dikutip Rabu (2/11/2022).
"Padahal, dia (Putri) adalah korban, tapi di sini kita nggak lihat itu juga jadi bingung melihatnya,” tambahnya.
Selain itu Putri Candrawathi yang menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir J pun menambah heran Handoko. Karena
bila Putri Candrawathi yakin sebagai korban pelecehan seksual seharusnya tidak perlu meminta maaf karena dirinya bukanlah pelaku.
“Ini maafnya kenapa, ini saya bingung. Sebagai pakar dan sebagai masyarakat yang melihat, ini maafnya atas apa ya. Ini korban kenapa ada permintaan maaf terhadap seseorang yang sempat beliau tuntut, sebelum dicabut,” papar Handoko.
Handoko menyatakan bila Putri Candrawathi sebagai korban seharusnya memiliki kemarahan menyangkal dan berusaha meyakinkan adanya kejadian pelecehan seksual yang dialaminya.
Sebab, ekspresi yang dipamerkan Putri Candrawathi dinilai tidak selaras dengan apa yang biasanya seorang korban pelecehan seksual akan tunjukkan terhadap seorang pelaku atau keluarga pelaku.
Baca Juga: Mengenal Buah Kaki: Kesemek Jepang yang Jadi Makanan Khas Musim Gugur
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar