Depok.suara.com, Warga di Jalan Amarulah Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji Depok, menolak rencana jalan lingkungan dijadikan jalur alternatif sementara lantaran ada pekerjaan pelebaran Jalan Raya Tanah Baru.
Arfan salah satu warga setempat mengatakan bahwa warga mendengar adanya penutupan Jalan Tanah Baru karena adanya pelebaran jalan.
Dengan adanya penutupan jalan tersebut maka rencananya kendaraan dialihkan ke Jalan Umarullah dan Raden Sanim.
"Masa jalan lingkungan warga dijadikan jalan alternatif kendaraan roda empat dan dua,"katanya.
Lebih lanjut Arfan mengatakan, sebelum dijadikan lokasi jalan alternatif saja jalan Umarullah sudah ramai kendaraan bermotor.
"Dengan adanya penggunaan jalan Umarlulah maka warga akan menolaknya lebih baik cari jalan lain,"katanya.
Arfan juga mengatakan, terkait adanya penutupan jalan Tanah Baru Raya belum ada sosialisasi kepada warga.
"Warga disini belum mendapatkan sosialisasi atau pemberitahuan oleh pihak yang berwenang kami malah tau informasi dari warga ke warga," katanya.
Sosialisasi hanya dilakukan dengan memasang spanduk hanya dibeberapa titik saja.Jika memang dipaksakan maka warga akan menutup jalan Umarullah.
Baca Juga: Pengusul Program Matching Fund Vokasi 2022 Meningkat 300 persen
Di lokasi lainnya warga di Jalan Raden Sanim Kampung Poncol Tanah Baru, Beji Saputra menambahkan, warga yang bermukim di sekitar Jalan Raden Sanim belum menerima adanya sosialisasi pengalihan arus lalu lintas.
"Warga kami belum menerima adanya sosialisasi pengalihan arus kendaraan ke Raden Sanim,"katanya.
Semestinya sebelum dilakukan ada kegiatan sosialisasi kepada warga. Dengan adanya kendaraan yang akan dialihkan ke Jalan Raden Sanim maka volume kendaraan di lokasi tersebut akan bertambah bahkan akan ada kemacetan lalu lintas.
Sementara itu spanduk besar yang terpasang di pertigaan Kukusan yang berisikan tulisan Mohon Maaf Perjalan Anda Terganggu Hindari Arah ke Tugu untuk sementara ditutup hingga 16 Desember.
"Kami nilai isi informasinya ngak jelas, banyak warga bertanya-tanya,"katanya.
Sementara itu Dinas Perhubungan saat dikonfirmasi terkait rekayasa lalu lintas di Jalan Tanah Baru Beji belum ada yang memberikan jawaban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Bosan Mudik Begitu Saja? Intip 5 Destinasi Wonosobo yang Siap Manjakan Mata Usai Lebaran
-
Ini 5 Wisata Malam Solo untuk Nikmati Lebaran Idul Fitri
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Legenda Laga Hollywood Chuck Norris Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia