Depok.suara.com - Pasha Ungu beberapa hari ini mendapat hujatan dari warganet usai Kiesha Alvaro, putranya curhat kisah hidupnya di masa kecil. Kiesha Alvaro mengaku telah menjadi tulang punggung keluarga karena perceraian kedua orang tuanya.
Diketahui hubungan Kiesha Alvaro dan Pasha Ungu memang sudah jauh lebih membaik dari yang terjadi dulu. Tepatnya sejak 2 tahun belakangan ini.
Karena itu melihat ramainya pemberitaan dan hujatan kepada Pasha dan Adelia Wilhelmina sebagai ayah dan ibu sambungnya, maka Kiesha pun meminta maaf. Kiesha mengungkap bahwa curhatannya itu tak pernah menyudutkan siapa pun.
"Sebelumnya Icha minta maaf, gara-gara kemarin jadi rame. Terus jadi banyak yang hujat mami, hujat ayah. Padahal kan sebenernya Icha cerita kemarin juga kan nggak menyudutkan pihak mana pun,” ujar Kiesha Alvaro dikutip dalam salah satu acara TV swasta, Selasa, 8 November 2022.
Dirinya menegaskan tetap menyayangi ayahnya dan masih membutuhkan figurnya. Apalagi ada adik-adiknya juga.
"Yang pasti Icha sayang banget sama ayah. Sampai sekarang masih butuh ayah juga, adek-adek juga butuh ayah. Jadi, tetep jadi contoh, tetep jadi teladan buat Icha sama adek-adek. Apalagi anak ayah kan 7. Terus ngasih support, terus ingetin Icha kalo salah,” kata Kiesha Alvaro.
Kiesha bahkan siap mendukung berbagai hal yang Pasha Ungu lakukan. Salah satunya saat mencalonkan diri menjadi anggota legislatif.
“Semoga jadi DPR,” kata Kiesha yang langsung disambut tawa di studio.
“Dukung ayah dong,” lanjutnya saat melihat semua orang tertawa.
Baca Juga: Ayu Dewi dan Regi Datau Makin Lengket Hingga Diisukan Segera Sambut Anak Keempat
Klarifikasi orang tua Keisha
Tak hanya Kiesha yang memberi tanggapan, ada pula sang ibunda, Okie Agustina yang akhirnya buka suara. Okie mengaku bahwa ia tak pernah memaksa Kiesha untuk bekerja, hanya saja itu memang keinginan sang anak.
"Sebenernya kalo dulu tuh, aku nggak pernah memanfaatkan Kiesha untuk kerja, engga,” beber Okie Agustina.
Di sisi lain, Pasha sudah lebih dulu meluruskan berita yang mengarah padanya. Pentolan band Ungu itu memuji kehebatan anaknya sendiri.
”Kiesha tuh lebih hebat dari pada saya, karena dia sudah bisa bekerja dipercaya oleh industri, apapun itu industri perfilman, sinetron, musik, dia tuh lebih hebat dari pada saya, sudah bisa menghasilkan uang bahkan diusia dia yang masih kecil, usia 5 atau 6 tahun dia udah punya pekerjaan, kenapa harus diperdebatkan," ujar Pasha Ungu, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu, 6 November 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel