/
Senin, 19 Desember 2022 | 10:22 WIB
Volodymyr Zelenskyy (Instagram/Volodymyr Zelenskyy)

Depok.suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa dunia telah mendengar seruannya untuk perdamaian. Walau secara fakta FIFA menolak untuk mengizinkan pesan video disiarkan menjelang final Piala Dunia sepak bola di Qatar.

Zelenskyy telah meminta agar video tersebut disiarkan, termasuk seruannya untuk mengadakan konferensi perdamaian global untuk membantu menyelesaikan perang yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina. Pemain sepak bola Ukraina dan pejabat lainnya telah mempublikasikan pesan tersebut, katanya.

"Meskipun FIFA memblokir pesan ini agar tidak ditayangkan di stadion sebelum pertandingan terakhir di Qatar, dunia masih mendengar seruan kami," kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya kepada warga Ukraina.

Piala Dunia, katanya, adalah inti dari perjuangan untuk menang.

"Tapi persaingan ada di lapangan permainan dan bukan di medan perang. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah kartu merah -- dan bukan tombol merah," katanya, menyinggung kemungkinan serangan nuklir.

CNN melaporkan pada hari Jumat bahwa Zelenskyy telah meminta FIFA untuk membiarkan dia berbagi pesan perdamaian sebelum final.

"Kami menawarkan [sebuah] formula perdamaian kepada dunia. Benar-benar adil. Kami menawarkannya karena tidak ada juara dalam perang, tidak ada undian," kata Zelenskyy dalam sebuah video yang dikeluarkan oleh kantornya.

Rusia menginvasi Ukraina pada bulan Februari dan konflik tersebut telah menewaskan ribuan warga sipil dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka.

"Saya mengumumkan inisiatif untuk mengadakan KTT Formula Perdamaian Global musim dingin ini. KTT untuk menyatukan semua negara di dunia demi perdamaian global. Stand stadion menjadi kosong setelah pertandingan, dan setelah perang kota-kota tetap kosong," kata dia. kata presiden Ukraina.

Baca Juga: Jawaban Sekjen KPU Soal Tuduhan Curang Rekayasa Hasil Verfak Parpol

Kantor berita Rusia melaporkan bahwa pemimpin Kremlin Vladimir Putin telah "dengan hangat mengucapkan selamat" kepada Presiden Argentina Alberto Fernandez atas kemenangan Argentina atas Prancis di final Piala Dunia di stadion Lusail Doha pada hari Minggu.

Pembantu presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan di Twitter bahwa FIFA "menunjukkan kurangnya pemahaman tentang bencana yang menyeret dunia ke dalam federasi Rusia dengan memulai perang di Ukraina."

FIFA menolak pesan politik apapun dalam penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia. Penonton televisi global untuk final diperkirakan mencapai ratusan juta pada hari Minggu.

Load More