Depok.suara.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bahwa dunia telah mendengar seruannya untuk perdamaian. Walau secara fakta FIFA menolak untuk mengizinkan pesan video disiarkan menjelang final Piala Dunia sepak bola di Qatar.
Zelenskyy telah meminta agar video tersebut disiarkan, termasuk seruannya untuk mengadakan konferensi perdamaian global untuk membantu menyelesaikan perang yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina. Pemain sepak bola Ukraina dan pejabat lainnya telah mempublikasikan pesan tersebut, katanya.
"Meskipun FIFA memblokir pesan ini agar tidak ditayangkan di stadion sebelum pertandingan terakhir di Qatar, dunia masih mendengar seruan kami," kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya kepada warga Ukraina.
Piala Dunia, katanya, adalah inti dari perjuangan untuk menang.
"Tapi persaingan ada di lapangan permainan dan bukan di medan perang. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah kartu merah -- dan bukan tombol merah," katanya, menyinggung kemungkinan serangan nuklir.
CNN melaporkan pada hari Jumat bahwa Zelenskyy telah meminta FIFA untuk membiarkan dia berbagi pesan perdamaian sebelum final.
"Kami menawarkan [sebuah] formula perdamaian kepada dunia. Benar-benar adil. Kami menawarkannya karena tidak ada juara dalam perang, tidak ada undian," kata Zelenskyy dalam sebuah video yang dikeluarkan oleh kantornya.
Rusia menginvasi Ukraina pada bulan Februari dan konflik tersebut telah menewaskan ribuan warga sipil dan membuat jutaan orang mengungsi dari rumah mereka.
"Saya mengumumkan inisiatif untuk mengadakan KTT Formula Perdamaian Global musim dingin ini. KTT untuk menyatukan semua negara di dunia demi perdamaian global. Stand stadion menjadi kosong setelah pertandingan, dan setelah perang kota-kota tetap kosong," kata dia. kata presiden Ukraina.
Baca Juga: Jawaban Sekjen KPU Soal Tuduhan Curang Rekayasa Hasil Verfak Parpol
Kantor berita Rusia melaporkan bahwa pemimpin Kremlin Vladimir Putin telah "dengan hangat mengucapkan selamat" kepada Presiden Argentina Alberto Fernandez atas kemenangan Argentina atas Prancis di final Piala Dunia di stadion Lusail Doha pada hari Minggu.
Pembantu presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan di Twitter bahwa FIFA "menunjukkan kurangnya pemahaman tentang bencana yang menyeret dunia ke dalam federasi Rusia dengan memulai perang di Ukraina."
FIFA menolak pesan politik apapun dalam penyelenggaraan pertandingan Piala Dunia. Penonton televisi global untuk final diperkirakan mencapai ratusan juta pada hari Minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Antusiasme Pengunjung GIIAS 2026 Jajal Fitur Teknologi Suzuki XL7 Terbaru
-
CoComelon: The Movie Rilis Trailer Perdana, JJ Cs Siap Berpetualang
-
Sempat Dibantah Keluarga, Polisi Tegaskan Wanita di Medan Tewas Bunuh Diri Pakai Senpi
-
Mengenal HYROX, Olahraga yang Makin Populer hingga Digandrungi Publik Figur
-
Lepas Pramuka ke Jambore Nasional XII, Gubernur Khofifah: Pererat Persaudaraan dan Semangat Nasional
-
Kaki Sering Nyeri saat Lari? Ini 5 Sepatu Stability Terbaik untuk Kaki Overpronasi
-
10 Cara Mencegah Munculnya Flek Hitam Sejak Usia 20-an
-
Serdadu dari Neraka: Warga Sipil di Tengah Konflik Pemerintah dan GAM
-
BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Sumsel Terjadi Agustus-September
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2,65 Juta/Gram