Depok.suara.com - Anies Baswedan mengaku banyak memperhatikan kondisi perkotaan setelah pindah ke Jakarta pada 2013. Mantan orang nomor satu di DKI Jakarta ini melihat masyarakat yang mulai sibuk dengan urusan pribadi.
Salah satu hal yang disorot oleh Anies Baswedan adalah arsitektur rumah di perkotaan. Menurutnya semakin makmur seseorang akan ditandai dengan tingginya pagar rumahnya.
"Saya merasa di kota besar, makin makmur, makin tinggi pagar rumahnya," papar Anies Baswedan dalam Podcast Total Politik.
Anies Baswedan memang tidak memungkiri adanya faktor kemananan yang membuat masyarakat begitu khawatir. Apalagi di tengah kondisi tak menentu, kejahatan bisa saja terjadi.
Namun dirinya malah mencoba berbeda dengan memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Salah satunya adalah tidak memberikan rumahnya pagar.
Menurutnya sejak 2013 pindah ke Jakarta, dirinya mencoba hal tersebut dan nyaman. Selain itu ada pesan yang ingin diberikannya kepada publik.
"Tanpa pagar ini kami kirim pesan i trust community. Dan kemudian sebaliknya our community become security," tegasnya.
Karena itulah dirinya berharap masyarakat bisa terus berkegiatan bersama dengan warga. Hal ini telah terjadi di sekitar perkampungan rumahnya.
Dirinya pun selalu terlibat dalam setiap kegiatan masyarakat. Bahkan sampai ditetapkan menjadi Pembina Karang Taruna.
Baca Juga: Sudah Tak Punya Harapan Lolos ke Fase Gugur, Filipina Janji Tetap akan Sulitkan Timnas Indonesia
"Saya terpilih jadi pembina karang taruna, bawahannya RT," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anies dan Ganjar Dibandingkan Saat Banjir Terjang Semarang, Rektor UIC: Alhamdulillah Tak Ada Kritik Keras ke Ganjar
-
Sumur Resapan Buatan Anies Makan Korban Lagi, Kali Ini Truk Molen Terperosok
-
Pasang Pohon Sawo di Rumahnya, Anies Baswedan Ingin Tunjukkan sebagai Bagian Pendukung Pangeran Diponegoro
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting