Depok.suara.com, Minimnya keberadaan Madrasah Negeri di Depok menjadi sorotan berbagai pihak, pasalnya, hingga saat ini janji kampanye Walikota Depok Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono soal pembangunan Madrasah Negeri belum terealisasi.
Oleh sebab itu, Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kota Depok H. Muhammad Kahfi mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong Kemenag Depok untuk meminta penyediaan lahan untuk pembangunan Madrasah Negeri.
"Kami akan mendorong Kemenag untuk meminta penyediaan lahan untuk Madrasah Negeri sesuai dengan janji kampanye beliau," ujar Kahfi kepada depok.suara.com.
Lebih lanjut Kahfi mengatakan, saat itu, janji kampanye Idris Imam satu Kecamatan satu Madrasah Negeri, nah sudah masuk tahun 2023, belum ada pembangunan satu pun.
"Ini sudah masuk 2023, belum ada satu pun Madrasah Negeri yang dibangun," katanya.
Padahal, lanjut Kahfi, Pemerintah Kota Depok (Pemkot) Depok hanya menyediakan lahan saja, masalah pembangunan itu dari Kemenag, tapi kenapa sampai masuk tahun 2023 belum ada progres satu pun.
"Sesuai aturan, Pemerintah Kota menyiapkan lahan dan nanti kemenag yang akan membangun, tapi belum ada hingga saat ini, ada apa?, " tegasnya.
Mudah-mudahan, kata Kahfi, Jelang Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag yang ke-77, upaya untuk meminta lahan pembangunan MTS Negri di Depok dapat terealisasi.
"Jika di Depok ada MTS Negeri di Depok yang ingin mendapatkan pendidikan keagamaan tidak perlu lagi keluar Depok," pungkasnya.
Baca Juga: Tekankan Pentingnya Loyalitas, Gerindra Ingatkan Kader soal Doktrin Perkalian Nol
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
Purbaya Kejar Target Belanja Negara Rp 809 Triliun di Q1 2026 demi Ekonomi 6%
-
Satire atas Agama, Sosial, Budaya, dan Politik dalam 'Robohnya Surau Kami'
-
3 Pemain Bintang Rival Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 yang Patut Diwaspadai
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Beda dengan Patrick Kluivert, Sang Guru Pilih Mundur dari Timnas Karena 'Tugas Mulia'
-
BPJS Kesehatan untuk Korban Pelanggaran HAM Berat, Rieke: Jaminan Sosial Hak Konstitusi
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Buntut Pernyataan Kontroversial, Tyas Alumni LPDP Diceramahi Anggota DPR
-
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan