Depok.suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa Balai Kota Solo tidak menjadi milik golongan tertentu. Dia menyatakan setiap kelompok berhak memiliki ruang di wilayah tersebut.
Hal ini menanggapi kritikan bahwa Solo merupakan cabang dari Tiongkok. Dirinya mengaku tidak takut dengan adanya pernyataan tersebut.
Gibran menjelaskan setiap momen di Solo akan dirayakan semarak oleh masyarakat. Tidak hanya dari satu golongan namun dari berbagai golongan.
"Ada beberapa hal yang pernah terjadi saat saya menjabat. Saat idul fitri ada tema islami. Ketika masuk Desember temanya Natal. Karena balai kota itu untuk semua. Semua kita beri tempat," ucapnya.
Warganet yang mendengar pernyataan tersebut pun mendukung langkah Gibran Rakabuming Raka. Mereka mengaku bahwa Solo kini merupakan tempat yang nyaman dan juga indah.
"Solo ku indah.. Solo ku nyaman.. Solo ku damai.. Gasspoll mas Gibran," ucap @nanungxxx.
"Saya sebagai Wong Yogya ikut bangga melihat Kota Solo semakin cantik. Menarik untuk dijadikan tujuan wisatawan dalam dan luar negeri. Sehat-sehat selalu mas Gibran beserta keluarga," papar @rudipxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah
-
Gelar Doa di Lokasi KM 50, PUI: Indikasi Pengaburan Fakta Kian Terang
-
Menantang Maut di Aliran Cikaso: Ketika Jalan Rusak Memaksa Warga Cilampahan Nyebrang dengan Perahu
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
-
Bayar Pajak Kendaraan di Riau Bisa Dapat Emas Batangan dan Sepeda Motor
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Penyelundupan Emas Ilegal
-
5 Motor Bekas Tangguh di Bawah Rp10 Juta untuk Perantau yang Mau Cari Kerja di Jakarta
-
Tembus 2,37 Juta Kendaraan! Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Tangerang-Merak Pecah Rekor
-
Kehabisan Ongkos Pulang dari Anyer, 4 Wisatawan Jakarta Nekat Curi Kabel di Serang
-
Kepala Diperban, Flea RHCP Bohong Habis Hajar Preman yang Rampok Lansia