Depok.suara.com - Pada tahun 2021, seorang wanita inisial 'A' yang identitasnya masih dirahasiakan mengajukan gugatan terhadap aktor Squid Game O Yeong Su, mengklaim bahwa aktor tersebut telah melecehkannya secara seksual di tahun 2017.
Sejak tuduhan itu beredar, O Yeong Su membantah tuduhan tersebut dan mengklaim dia tidak pernah melakukan pelecehan seksual terhadap wanita tersebut.
Namun wanita tersebut melanjutkan dengan mengklaim bahwa O Yeong Su "memeluknya secara paksa" saat keduanya berjalan-jalan, lalu "mencium pipi kanannya tanpa peringatan" sambil mengetik 'A' di kode sandi pintu depan rumahnya.
Di sisi lain OYeong Su, mempertahankan pembelaannya bahwa dia "hanya menggandeng tangannya untuk memimpin jalan" selama mereka berjalan.
Setelah kasus ini diketahui publik, banyak netizen yang bertanya-tanya mengapa wanita tersebut memutuskan untuk mengambil tindakan setelah bertahun-tahun.
Netizen Korea bertanya-tanya mengapa korban membutuhkan waktu enam tahun untuk mengajukan gugatan tepat setelah O Yeong Su menjadi terkenal melalui 'Squid Game.'
Berbagai macam komentar dari netizen Korea:
"Saya tidak mengerti bagaimana dia tetap diam ketika dia tidak terkenal tetapi begitu dia mencium bau uang padanya, dia muncul,"
"Kembali pada tahun 2017, saat itulah O Seong Su tidak dikenal,"
"Aku masih bertanya-tanya mengapa dia tidak melaporkannya saat itu jika itu benar-benar pelecehan seksual tapi dia menunggu sampai dia menjadi populer,"
"Sudah enam tahun,"
"Jadi kenapa dia tidak melaporkannya selama itu?"
"Mengapa menunggu sampai 2021?"
"Kasus-kasus ini selalu muncul ketika 'korban' memiliki sesuatu yang bisa mereka dapatkan,"
"Saya mengerti bahwa dipeluk dan dicium pipi secara paksa adalah pelecehan seksual, tetapi mengapa menunggu sampai sekarang untuk melaporkannya?"
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry