Depok.suara.com - Denny Darko, seorang peramal, ahli kartu tarot sekaligus konten kreator buka suara soal kasus persidangan Ferdy Sambo atas pembunuhan Brigadir J.
Menurutnya, posisi Ferdy Sambo sama saja dengan Richard Eliezer, hanya saja dengan versi yang lebih tinggi. Dengan kata lain posisi Ferdy Sambo sebagai inisiator pembunuhan Brigadir J adalah sama dengan Richard Eliezer.
Jika Richard Eliezer mengeksekusi Brigadir J atas inisiator Ferdy Sambo, Denny Darko berpendapat Ferdy Sambo bisa saja sebagai orang suruhan yang mendapat inisiator dari oknum tertentu yang memiliki jabatan penting di kepolisian
"Saya memiliki keyakinan bahwa Sambo ini bukanlah orang yang menentukan semuanya, tetapi ada orang-orang lain yang saya pikir di sini, mohon maaf, yang saya duga ini masih dilindungi," ujar Denny Darko dikutip melalui kanal YouTube Denny Darko.
Sehinga pengakuan Ferdy Sambo yang mengaku tidak menginginkan pembunuhan terhadap Brigadir J sesuai pledoinya mungkin saja adalah sebuah fakta yang sesungguhnya.
Denny Darko juga meyakini, kasus ini melibatkan lebih banyak orang jika seseorang yang dianggap sebagai "juru kunci" tiba-tiba buka suara.
"Jika nanti sang juru kunci ini bernyanyi akan ada orang-orang yang akan terkena, bahkan terimbas secara nyata dan langsung," katanya.
Mengenai dana sebesar 100 triliun yang sebelumnya santer diberitakan ada di rekening Brigadir J, Denny Darko membayangkan bahwa akan muncul orang-orang yang sebelumnya tidak pernah tersangkut kasus kriminal.
"Dan ini mungkin akan memberikan magnitudo yang lebih besar dibandingkan 90 lebih oknum polisi yang terjerat kasus ini," kata Denny Darko sambil berharap kasus ini tidak berhenti di pembunuhan saja, namun bisa lebih tuntas mengusut dugaan adanya uang Rp 100 triliun. ***
Baca Juga: Fans Berat Temui Ferdy Sambo di Mako Brimob: Ayang Hobinya Menembak Ya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?