Depok.suara.com - Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Andre Rosiade mendapat hujatan dari para pengguna commuter line. Hal ini karena kegigihannya untuk menolak kereta api impor dari Jepang pada tahun 2023.
Dilihat dari akun Twitter @Andre_Rosiade, dia menyatakan tidak sepakat PT KCI melakukan impor pada tahun 2023. Dirinya malah mendorong agar PT KCI menggunakan produk dari PT INKA.
"Pihak PT. KCI ngakunya hanya Impor utk 2023. Tapi permohonan persetujuan Impornya utk 2023 dan 2024. Yang saya permasalahkan sudah tahu 2023 ada kebutuhan. Kenapa tidak jauh2 hari dipesan ke INKA," jelasnya.
Tetapi hal ini lantas membuat warganet kesal. Lantaran pabrik kereta dalam negeri tersebut masih belum siap untuk membuat produk kereta api.
Di sisi lain para pengguna commuter line tengah kelimpungan karena menumpuknya penumpang di jam sibuk. Hal ini membuat para pengguna meminta agar Andre Rosiade memberikan solusi lain.
"Coba pak telusuri dari tahun 2018, KCI itu sudah memesan KRL baru ke INKA dari tahun 2019. Coba cek juga pabrik INKA, emang pabriknya udah siap? diresmikan aja baru 9 Maret 2023 kemarin," ucap @gerbongbagasi.
"Kayak yg make KRL aja… ni penumpang udah pada numpuk, banyak KRL yg mulai dipotong jadi SF 8 karena armada berkurang. Wakil rakyat kan??? Dan ini akan semakin parah kalo 2023-2024 gaada impor krl," tambah @dukuhatasBNI.
"begini wakil rakyat?? kalo mau belain kebutuhan rakyat mestinya dorong kemenperin buat segera kasih izin. bukannya fafifu carmuk ga jelas. itu KRL udah chaos tiap hari, kereta overload, armada kurang. NAIK KERETA GAUSAH PAKE DIKAWAL PAS RUSH HOUR COBA. esmosi aing," papar @ihsani_fauzi.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Cukur Crystal Palace 4-1, Arsenal Kian Mantap di Pucuk Klasemen
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Viral Disangka Maling, Pria Terlantar asal Sumut Dijemput Dinas Sosial Pekanbaru
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Efek Domino Global Hantam Pasuruan: Harga Bahan Kimia Meroket, Mebel Terancam Gulung Tikar
-
Polisi Temukan Unsur Pidana di Kasus Zina, Insanul Fahmi Makin Ngotot Mau Damai dengan Istri Sah
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat