Depok.suara.com - Mudik telah menjadi tradisi bagi umat muslim di Indonesia. Sehingga, pulang ke kampung halaman saat lebaran telah menjadi hal biasa yang dilakukan.
Melakukan mudik jauh ke kampung halaman menjelang perayaan hari raya dengan penggunaan moda transportasi seperti mobil, motor, bus, kereta, hingga pesawat dapat meninggalkan kesan serta pengalaman berbeda. Terlebih, hampir dua tahun tradisi mudik tidak dapat dilakukan akibat pandemi ya.
Penggunaan mobil pribadi juga menjadi salah satu pilihan kendaraan yang paling sering digunakan dalam perjalanan mudik jauh seperti antar kota dan antar pulau karena dinilai praktis.
Namun, banyaknya pengguna mobil pada saat mudik menyebabkan kemacetan panjang di jalan. Sehingga memakan waktu cukup banyak. Akibatnya, bisa berdampak pada kesehatan tubuh, salah satunya adalah sakit pinggang akibat duduk terlalu lama.
Kenapa Mudik Bisa Sebabkan Sakit Pinggang?
Dijelaskan dr. Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine- Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD,
"Ketika mudik, kita cenderung berada dalam posisi duduk selama berjam-jam. Posisi ini mungkin tidak terlihat membahayakan, namun duduk yang terlalu lama bisa menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya yaitu rasa sakit di pinggang," ungkapnya lewat siaran pers, Sabtu (15/4/2023).
Selain itu, posisi duduk yang buruk dapat menimbulkan ketegangan pada otot-otot di sekitar punggung. Lalu memicu rasa nyeri ketika dilakukan dalam waktu lama.
Sakit pinggang sendiri bisa disebabkan karena beberapa hal, seperti saraf kejepit, radang otot, radang sendi, dan masih banyak lagi. Posisi duduk yang kamu lakukan berperan penting dalam kenyamanan saat perjalanan mudik.
Baca Juga: Bocah Terjepit di Eskalator Pusat Perbelanjaan Jambi, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Bentuk postur tubuh menjadi salah satu faktor terbesar dalam munculnya rasa nyeri di area pinggang. Sebaiknya, ambil posisi duduk yang nyaman dan pas untuk mengurangi risiko nyeri pinggang.
Berita Terkait
-
Pelabuhan Tanjung Priok Dipadati Ribuan Pemudik Tujuan Indonesia Timur
-
12 Jenis Kendaraan yang Kebal Aturan Ganjil Genap Saat Mudik Lebaran 2023
-
Viral Kepala Dinkes Lampung Pamer Tas Hermes Rp163 Juta, Gajinya 'Cuma' Rp5 Juta
-
Mau Mudik Lebaran 2023? Simak Syarat dan Aturan Naik Pesawat Terbaru
-
Mudik Lebaran dengan Transportasi Umum? Waspadai 5 Hal Ini!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat
-
Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?
-
626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?
-
MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!
-
Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan