Depok.suara.com - Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17. Hal ini menjadi pelipur lara setelah Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada bulan Mei lalu.
Namun, Timnas Indonesia perlu bersiap diri agar bisa tampil maksimal pada kejuaraan tersebut. Salah satunya adalah mempersiapkan skuad agar bisa melawan negara-negara hebat.
PSSI sendiri telah menunjuk Bima Sakti sebagai pelatih Timnas U-17. Sosok eks gelandang senior Timnas ini pernah membawa Indonesia merebut Piala AFF U-16 tahun 2022.
Walau begitu belum ada nama skuad yang diumumkan oleh Bima Sakti. Tetapi banyak suporter yang meminta agar Bima Sakti membawa pemain yang berkompetisi di luar negeri.
Salah dua nama yang disebut adalah Walber Jardim (2007) yang kini berlatih di tim junior Sao Paulo. Kemudian ada Mahesa Ekayanto yang berkompetisi di Academy FC Dordrecht.
Walber Jardim meraih banyak prestasi di kategori usianya, seperti Dana Cup (2019) di Denmark dan Madewis Cup U-19 di Prancis. Juga pernah meraih gelar Gothia Cup, sebuah turnamen yang kerap disebut Piala Dunia Anak-Anak pada Juli 2019.
Dua nama ini disebut memiliki paspor ganda sehingga bisa dipanggil ke Timnas U-17. Apalagi ayah dari Walber Jardim adalah mantan pemain Liga Indonesia, Eliyu Sangelo Jardim.
Beberapa warganet ada yang mendukung usul ini. Tetapi juga meminta agar pemain lokal yang diutamakan dalam kejuaraan Piala Dunia U-17.
"Saya rasa kalo tim kelompok umur mending lokal saja, kalo senior baru bebas," papar @andixxx.
Baca Juga: Marak Terjadi, Ini Bahaya Self Diagnose bagi Diri Sendiri
"Ini keliatan pemain lokal banget dari wajahnya masih indonesia banget," ucap @liamxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?