Depok.suara.com - Beri semangat ke Lady Nayoan usai bongkar perselingkuhan suaminya, Denny Sumargo bilang Tuhan tidak tidur dan akan tunjukkan kebenaran.
Denny Sumargo mengingatkan Lady Nayoan mengenai efek yang timbul setelah Lady Nayoan membongkar habis-habisan skandal perselingkuhan suaminya, Rendy Kjaernett dengan Syahnaz Sadiqah.
Apalagi Denny juga mengaku tidak akan memihak kepada salah satu pihak meskipun Lady telah diundang ke podcast miliknya. Kesempatan yang sama akan diberikan ke Syahnaz jika ingin buka suara terkait tudingan Lady.
"Mereka baik-baik saja tapi kalian hancur. Saya undang kamu ke sini, masih percaya Tuhan ada, saya besar di dunia hiburan, saya sudah lihat banyak hal," kata Denny dikutip Depok.suara.com dari YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.
"Tapi aku percaya Tuhan ada dan Tuhan tidak tidur. Kalau kamu ngomong sebenar-benarnya Tuhan ada di belakangmu," lanjut Denny.
Denny kemudian mengingatkan lagi risiko yang akan dihadapi Lady.Apalagi Lady terang-terangan menyebut nama Syahnaz Sadiqah dalam unggahan di Instagram Story-nya beberapa waktu yang lalu.
"Ini impact-nya besar banget, tahu dong maksud aku? Dia punya nama, dia bisa tuntut kamu kalau dia ada kesempatan. Bisa melakukan banyak cara untuk memperbaiki kalau memang dia merasa benar, paham kan maksudnya?" ujar Denny.
"Saya pun tidak mungkin men-judge pihak sana seperti apa yang kamu katakan, karena yang ngalamin kan kamu, saya hanya bisa mewadahi," lanjutnya.
"Kalau misal pihak sana datang, I'll welcome. Karena tiap orang berhak membela dirinya. Aku tidak ada di pihak manapun," kata Denny lagi.
Baca Juga: Afgan Siap Keluar dari Zona Nyaman di Konsernya Nanti, Bakal Joget hingga Tiduran di Panggung
Seakan memberi kekuatan dan semangat, Denny berpesan satu hal pada Lady.
"Cuma saya percaya Tuhan tidak tidur. Tuhan akan menunjukkan kebenarannya," kata Denny.
Denny lantas bertanya kepada Lady, apakah Lady sudah memikirkan efek atas semua yang dilakukannya saat ini.
"Dari yang kamu lakukan, mulai berpikir efeknya?" tanya Denny.
"Ya kepikiran juga," jawab Lady akhirnya.
Namun Lady mengatakan, yang dia lakukan saat ini semata-mata untuk mengungkap kebenaran dan demi anak-anaknya. Walau dia sadar, alasannya ini mungkin untuk sebagian orang hanya terkesan seperti pembelaan.
"Someday sebagai ibu, yakin anak-anakku tahu aku melakukan hal yang benar. Ada alesan yang benar kenapa aku harus melakukan itu," kata Lady dengan suara bergetar. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar