Depok.suara.com - Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll mengonfirmasi alasan Muhammad Ferarri absen saat melawan Persita kemarin, ikut tes kepolisian. Ternyata bek muda Indonesia ini akan tes kepolisian.
Dilihat dari akun Twitter @Extratimeindonesia, Thomas Doll awalnya melarang Muhammad Ferarri untuk pergi. Tetapi Muhammad Ferarri tetap ngotot untuk mengikuti tes tersebut.
"Itu keputusan yang diambilnya (Ferarri). Saya sudah bilang lebih baik tidak pergi, tetapi dia memutuskan untuk pergi, itulah kenapa dia tidak di sini hari ini," jelas pelatih asal Jerman itu.
Thomas Doll memahami bahwa Muhammad Ferarri menganggap pendidikan hal yang penting daripada sepakbola. Karena itu dirinya tidak akan mencoret Muhammad Ferarri.
Walau begitu para fans The Jakmania harus bersabar karena Muhammad Ferarri tak akan membela Persija dalam beberapa bulan. Pasalnya tes kepolisian yang butuh waktu lama.
"Mungkin dia memutuskan bahwa pendidikan di sana lebih penting dari Persija. Jadi, ya, itu pilihannya. Itulah situasinya saat ini." paparnya.
"Dia (Ferarri) masih masuk di skuad Persija. Kita lihat saja nanti." pungkas Doll.
Tag
Berita Terkait
-
Ferarri Tinggalkan Persija Demi Ikut Akademi Polisi, Netizen: Putus Kontrak Saja Sekalian!
-
4 Pemain Timnas Indonesia U-20 Rela 'Tinggalkan' Sepak Bola untuk Ikuti Pendidikan Polisi, Netizen Malah Salfok
-
Video Skill Eks Kiper Timnas Indonesia Di Luar Nalar, Disebut Lebih Hebat dari Manuel Neuer
-
Muhammad Ferarri Rela Tinggalkan Persija Demi Menjadi Seorang Polisi
-
Thomas Doll Akui Persija Tampil di Bawah Standar, Layak Tumbang di Markas Persita
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus