Depok.suara.com - Pengamat sepak bola Akmal Marhali tidak terlalu bangga dengan keberhasilan Timnas Indonesia U-23 yang lolos Piala Asia U-23. Dia menyatakan Indonesia lebih banyak beruntung.
Dilihat dari podcast box to box, Akmal Marhali menyebut Indonesia masuk ke grup mudah. Pasalnya Indonesia hanya melawan China Taipe dan Turkmenistan yang levelnya berada di bawah Indonesia.
"Kita lolos eh Piala Asia U-23 karena menurut pendapat saya China Taipe dan Turkmenistan bisa kita lewati. Level nya tidak terlalu berbeda walaupun ranking nya di atas kita," paparnya.
Dirinya menyatakan turnamen ini tidak membuktikan kualitas dari Shin Tae yong. Pasalnya Indonesia diuntungkan juga sebagai tuan rumah.
Hal ini berbeda dengan beberapa grup kualifikasi sebelumnya. Karena Indonesia saat itu masuk dalam grup yang cukup berat.
"Beda dengan 2003 kita Jepang dan Australia 2006 kita satu grup dengan korsel. 2018 kita satu grup dengan Malaysia dan Thailand. 2020 kita satu grup dengan Thailan dan Vietnam rival kita juga. Pas 2022 dengan STY kita satu grup dengan Australia," paparnya.
Karena itu Akmal Marhali menjelaskan bahwa seharusnya Indonesia tak terlalu euforia. Dia berharap dengan itu Indonesia akan jadi lebih baik di Piala Asia U-23.
"Jangan terlalu euforia menyambut sejarah. Patut kita apresiasi semua. Tapi sesungguhnya ada di putaran final," pungkasnya.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Dipecundangi Brighton 1-3, Rekor Ciamik Manchester United di Old Trafford Hancur
Berita Terkait
-
Kisah Nadeo Argawinata Lama Absen Kini Kembali ke Timnas Indonesia: Saya Beruntung
-
Media Vietnam: Meski Shin Tae-yong Absen, Timnas Indonesia U-24 Tetap Menakutkan karena Indra Sjafrie
-
Disanksi Shin Tae-yong, Ramai Rumakiek Dipilih Indra Sjafrie, Bisa Bersinar Lagi?
-
Akal-akalan Akmal Marhali untuk Dapatkan Simpati dari Erick Thohir Setelah Indonesia Lolos ke Piala Asia U-23 2024
-
Timnas Indonesia U-24 Asian Games 2022 Ditangani Indra Sjafri, Media Vietnam: Kehebatannya Sudah Terbukti
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati