Depok.suara.com - Farida Nurhan kini terkenal mental setelah keluarganya diserang oleh warganet. Hal ini setelah dirinya melakukan doxing hingga body shaming kepada Codeblu.
Dilihat dari akun YouTube Rumpi Gosip, Farida Nurhan meminta maaf kepada anak dan cucunya. Pasalnya karena sikapnya membela Bang Madun Nyak Kopsah malah membuatnya diserang warganet.
"Ini bukan buat nitizen tapi buat ke anak dan cucu saya. Saya mau minta maaf kepada anak dan cucu saya, karena apa yang saya buat untuk mencoba memasang badan buat bang Madun atau buat UMKM Indonesia malah anak cucu saya ikut terseret seret. Dan dibully oleh seluruh Indonesia," ucapnya.
Karena itu Farida Nurhan meminta agar warganet yang kesal jangan melampiaskan kepada keluarganya. Dia meminta agar warganet menyerang dirinya saja.
"Jadi kalau warganet lagi marah dan tidak suka dengan apa yang aku lakukan teror oma bully oma biar kalian happy. Jangan serang anak dan cucu Omay," pungkasnya.
Warganet yang melihat permintaan maaf itu hanya sebagai playing victim. Pasalnya Farida Nurhan yang memulai membawa masalah.
"Gak ada asap kalau tak ada api," ucap @miaxxx.
"Ibunya Codeblu juga pasti sakit bu anaknya dihina fisiknya," kata @niaxxx.
"Emang penting anak cucu demi bumi ini? Nikah muda lalu cerai, maluu.. Keluarga berantakan. Codeblu suami istri harmonis. Gak cerai seperti anda dan anak anda," kata @vinaxxx.
Baca Juga: Ganjar Tanggapi Posisi Kaesang Jadi Ketum Partai: Wong Jadi Ketua PSI Kok Khawatir
Berita Terkait
-
Farida Nurhan Body Shamming Codeblue, Ujungnya Malah Diserang Balik: Apa Ini Awal Kehancuranmu?
-
Kisruh Perseteruan Food Vlogger Makin Gaduh, Netizen Kenang Sosok Bondan Winarno
-
Dihujat Anak Haram dan Gagal Oplas, Putri Farida Nurhan Kesal: Aku Nggak Ikut-ikutan!
-
Kronologi Perseteruan Farida Nurhan vs Codeblu hingga Viral di Twitter
-
Biodata dan Agama Chef Arnold, Juri MasterChef Indonesia yang Sempat Dikira Mualaf
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan