Depok.suara.com- Mantan presiden Indonesia, Soeharto pernah menyampaikan sebuah pidato yang isinya cukup menyita perhatian publik dan hingga kini masih ramai untuk dipebincangkan.
Diketahui, pidato yang disampaikan oleh Soeharto pada tahun 1995 silam membicarakan soal kondisi Indonesia di masa depan.
Kala itu Soeharto menghadiri acara Pencanangan Gerakan Nasional Pelestarian dan Pengamalan Nilai Kepahlawanan yang digelar di Surabaya pada 23 November 1995.
Ucapan Soeharto dalam pidatonya yang terekam dalam video lawas itu digadang-gadang merupakan prediksi tentang apa yang akan terjadi di Indonesia pada masa depan.
Menariknya, ucapan Soeharto pada 28 tahun yang lalu itu menjadi kenyataan pada tahun 2020. Lantas, seperti apa ucapan Soeharto dalam pidatonya itu? yuk simak ulasannya.
Ucapan Pidato Soeharto pada tahun 1995 yang menjadi Kenyataan
Melansir dari kanal YouTube HM Soeharto pada Kamis (28/9/2023), sosok yang juga dikenal sebagai bapak pembangunan itu mengatakan bahwa Indonesia perlu menyiapkan kader bangsa.
Yang mana kader tersebut disiapkan untuk membangun sekaligus menghadapi adanya liberalisasi yang menurutnya akan terjadi pada Indonesia di masa depan. Liberalisasi yang dimaksud ayah dari Tommy Soeharto itu adalah adanya perdagangan bebas di dunia.
Adapun dampak dari perdagangan bebas adalah banyaknya produk luar negeri masuk yang membuat remaja lebih menyukai produk luar negeri ketimbang produk dalam negeri.
Baca Juga: 3 Cara Merawat Kulit Sensitif, Coba Gunakan Pelembap
"Maka hanya dengan mencintai Tanah Air, para remaja yang akan hidup di tahun 2020 akan menjadi benteng, untuk mempertahankan dari pada keberlangsungan hidup negara dan bangsa,” ujar Soeharto dalam video lawas tersebut.
Tak hanya itu, suami Tien Soeharto itu juga menegaskan kalau remaja harus mencintai produk lokal jika mencintai Tanah Air.
"Jika pemuda nanti kesemsem dengan produk yang murah namun hasil produksi luar negeri atau impor, hancur daripada bangsanya,” ujarnya.
"Karena produk dalam negeri tidak ada yang beli, pabriknya tutup, lantas semuanya tidak bisa bekerja, tidak bisa makan,” sambungnya lagi.
Menilik dari ucapan Soeharto pada tahun 1995 itu, tak sedikit publik menilai soal apa yang diucapkan oleh mertua Prabowo Subianto itu merupakan sebuah prediksi.
Alhasil ucapan Soeharto dalam pidatonya itu menjadi kenyataan. Karena pada tahun 2020, perdagangan bebas bertambah dengan adanya e-commerce membuat remaja semakin mudah membeli barang.
Berita Terkait
-
Baru Terungkap! Ritual Malam yang Dilakukan Soeharto Selama 32 Tahun Berkuasa Dibongkar Langsung Tommy Soeharto: Hampir Tiap malam
-
Cara Licik Soeharto Singkirkan AH Nasution Usai Dilantik Sebagai Presiden RI: Tetapkan Supersemar Sebagai TAP MPRS
-
Ngerinya Jaman Orde Baru, Amien Rais Mengaku Dapat Ancaman Jelang Lengsernya Soeharto: Anak Saya Mau Disiram Air Raksa
-
Ajudan Bongkar Tabiat Presiden Soeharto Dalam Pesawat saat Kunjungan ke Bosnia: Sudah Dikasih Peluru
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting