/
Rabu, 04 Oktober 2023 | 18:33 WIB
Kurnia Meiga saat membela Timnas Indonesia ((Instagram: @egahermansyah))

4. Penglihatan Tiba-Tiba Hilang Dalam Beberapa Detik

5. Mual dan Muntah

6. Sakit Kepala

7. Terdengar Suara Lain di Telinga

Tekanan ini juga dapat muncul disebabkan oleh pembengkakan otak yang terjadi akibat cedera kepala atau faktor lain seperti:

1. Perdarahan di Dalam Otak

2. Peradangan di Dalam Otak (Ensefalitis)

3. Meningitis

4. Tekanan Darah Tinggi

Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Earl Grey Tea bagi Kesehatan, Pernah Mencobanya?

5. Kekurangan Sel Darah Merah (Hemoglobin)

6. Hidrosefalus

7. Tumor Otak

8. Infeksi

Setelah diagnosa dari dokter dikonfirmasi, pengobatan untuk papiledema akan ditentukan berdasarkan penyebabnya. Salah satunya adalah melalui pungsi lumbal, yaitu prosedur medis untuk mengambil cairan serebrospinal.

Salah satu cara lainnya adalah dengan menggunakan obat. Terutama penggunaan kortikosteroid melalui suntikan atau pil obat.

Jika papiledema disebabkan oleh infeksi, dokter akan mengeluarkan resep antibiotik.

Apabila menyebabkan tumor di otak, langkah mengobatinya ialah melalui tindakan bedah untuk membuang tumor tersebut.

Dengan cara yang sama seperti operasi, metode ini dapat digunakan jika tumor otak menjadi penyebabnya. Kemoterapi atau radioterapi berperan dalam mengurangi ukuran tumor dan menyusutkan pembengkakan. (*)

Load More