Depok.suara.com- Coach Justin baru-baru ini mengaku merasa kasihan dengan performa Manchester United (MU) musim ini.
Diketahui, performa MU belakangan ini mengalami penurunan drastis, terbaru mereka baru saja alami kekalahan di kandang sendiri atas Galatasaray dengan skor 3-2 pada matchday kedua grup B Liga Champions.
Dalam laga tersebut ketiga gol Galatasaray dicetak oleh Wilfried Zaha (23), Mohammed Kerem Akturkoglu (71) dan Mauro Icardi (81). Sementara, kedua gol MU dicetak Rasmus Hojlund pada menit ke-17 dan 67.
Melihat performa buruk MU, pengamat sepakbola dan mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Justinus Lhaksana atau disapa Coach Justin turut memberikan respon.
Pria yang kini berusia 56 tahun itu mengaku merasa kasihan dengan performa anak asuh Erik ten Hag itu. Menurut Coach Justin, klub berjuluk setan merah itu tidak bermain secara tim.
Hal itu ia ungkapkan melalui kanal YouTubenya yang diunggah ulang oleh akun Instagram @muridcoachjustinno1 pada Rabu (4/10/2023).
"Lama-lama kasihan juga gue liat MU main kayak begini," ujar Coach Justin.
"It's not just a team, mereka masuk ke lapangan asal main aja. Nggak ada struktur, nggak ada leader yang ngatur," sambungnya.
Tak hanya itu, Coach Justin juga menyebut bahwa MU yang sekarang tampil cukup menyedihkan mengingat performanya yang hancur lebur.
Baca Juga: Anies Menang Mutlak di Kalangan Pemilih Salafi, Prabowo Banyak Dipilih Warga NU dan Muhammadiyah
"Maka dari itu, MU ini benar-benar menyedihkan kalau gue bilang dengan permainan yang kayak begitu," tuturnya.
Kemudian, pernyataan Coach Justin yang diunggah oleh akun tersebut langsung mendapatkan reaksi beragam dari netizen.
"Dulu di awal bilang 'Ten Hag datang, MU akan Tsunami trofi', sekarang?" tulis salah satu netizen.
"Gimana Coach masih nyalahin CR7 lagi kah?" tanya salah satu netizen.
"Bruno juga nggak bisa Ngordinasi temen" Nya ketika di lapangan. Coba casemiro dulu aja yang jadi kapten nya," komentar netizen lainnya.
"Anda baru sadar rupanya Kesalahan MU adalah mempertahankan Ten hag yang notabenya membuat MU terpuruk," komentar salah satu akun. (*)
Berita Terkait
-
Sudah Dua Kali Telan Kekalahan, Erik Ten Hag Masih Yakin Manchester United Lolos dari Fase Grup Liga Champions
-
Sudah Tak Jadi Kapten MU, Harry Maguire Kini diincar oleh Chelsea
-
Singkirkan De Gea, Andre Onana Kenang Sarung Tangan yang Dibelikan dari Mall Depok hingga Bisa Diincar MU: Saya Ingin...
-
Arsenal Pecahkan Rekor Belanja Demi Declan Rice, Coach Justin Ujug-ujug Sindir MU: Overprice!
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG
-
7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat
-
Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan
-
H+1 Lebaran, 9,4 Juta Orang Serbu Commuter Line: Stasiun Bogor Jadi Titik Terpadat
-
Lebaran Bareng Keluarga Pacar, Hubungan Azizah Salsha dan Nadif Zahiruddin Makin Serius?
-
Menggugat Salam Tempel Saat Lebaran: Kenapa Anak Kecil yang Sering Dapat?
-
Angkot Dilarang Masuk Puncak! Dishub Bogor Putar Balik Kendaraan di Simpang Gadog
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak