Aksi pejambret yang terekam video pengawas atau CCTV saat merampas kalung perhiasan milik seorang wanita tua di jalanan membuat netizen murka. Saking geramnya, banyak netizen yang mendoakan pelaku segera ditangkap dan mendapatkan karma buruk.
Komentar-komentar pedas itu ditunjukan warganet menanggapi video virals seorang pengendara sepeda motor yang menjambret kalung yang di leher seorang wanita tua. Aksi penjambretan itu terjadi ketika nenek-nenek itu sedang berjalan kaki di belakang seorang pria diduga suaminya.
Dalam video yang beredar, pelaku terlihat mendekati korban dan merampas perhiasan di leher korban. Berdasar rekaman CCTV, aksi pejambret incar nenek-nenek pejalan kaki itu terjadi siang bolong. Bahkan terlihat situasi di lokasi ada warga lain yang melihat saat pelaku beraksi.
Dalam video yang turut diunggah akun Instagram, @fakta.indo, disebutkan jika peristiwa pejambretan itu terjadi di Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (13/08/2022), kemarin.
"Terekam kamera CCTV seorang pengendara motor menjambret kalung milik seorang nenek yang sedang berjalan di pagi hari di sekitar rumahnya," tulis akun tersebut dikutip Minggu (14/8/2022).
Beredarnya video peristiwa itu mendapat hujatan dan makian dari netizen. Rata-tara netizen mendesak agar pelaku yang tega menjambret nenek-nenek itu segera ditangkap.
Saking geramnya melihat aksi jambret sadis itu, warganet lain turut menyumpahi agar pejambret itu dikasih penyakit hingga susah buang air besar alias BAB.
"Ya ampun karmanya lihat aja deh sengsara pasti," geram akun @yus****.
"Astagfirullah, keterlaluan..... " tulis akun @fah****.
Baca Juga: Guna Serum Probiotik Atasi Jerawat
"Semoga cepat ketangkep, tega banget ," kata akun @san****.
"Tangkap tuhhh. Viralin," kecam akun @rim****.
"Ya Allah brengsek banget sih ," timpal akun @eka*****.
"Dasar manusia sampah, tau nya cuma nyolong," geram akun @ico****.
"Kualat tau rasa tu," kata akun @fh****.
"Astaghfirullah, untung si mbah gak kenapa napa," kata akun @si****.
"Kasian neneknya," tulis akun @bag*****.
"cari sampe ketemu," timpal akun @ya*******.
"Bismillah semoga kalau berak susah kluar ta*nya," kata aku
Berita Terkait
-
Cinta Terpendam, Raffi Ahmad Transfer Rp 300 Juta ke Marshanda
-
Buntut Teriakan Lokal Pride oleh Markus Horison Bikin Publik Mengamuk: No Respect!
-
Jahatnya Mulut Netizen, Ria Ricis Sempat Alami Baby Blues karena Anaknya Disebut Kecil
-
Terpopuler: Senyum Wanita Saat Antar Suami Nikah Lagi, Viral Alasan Penjual Siomay yang Selamatkan Balita
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil, Ratusan Organisasi Cium Bahaya Dwifungsi TNI
-
Akses Layanan Kesehatan Program JKN Berikan Rasa Aman Bagi Emanuel Giai
-
BRI Hadirkan Promo Buy 1 Get 2 Tiket Bioskop di XXI dan Diskon Popcorn
-
Polisi Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi NDR, Diduga Pelaku Penusukan Berantai
-
Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI
-
8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi
-
Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda
-
Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau