Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap kasus penipuan tiket konser Coldplay yang diduga telah meraup untung mencapai ratusan juta rupiah. Pelaku penipuan tiket Coldplay bermodus jasa penitipan atau jastip ternyata dilakoni pasangan suami istri (pasutri) asal Yogyakarta.
Pasutri muda itu beriniisal ABF (22) dan W (24). Keduanya kompak melakukan penipuan lewat media sosial, Twitter. Pasutri itu dicokok di kawasan Bantul, Yogyakarta.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis menyebut penangkapan terhadap pasutri itu berawal dari laporan 60 korban.
"Tersangka ini suami istri," kata Aulia di Polda Metro Jaya, Jakarta seperti dikutip dari Suara.com, Senin (22/5).
Siasat Licik Pasutri Penipu Tiket Coldplay
Aulia pun membeberkan akal bulus pasutri itu selama beraksi di Twitter. Awalnya, keduanya hanya bermodal membeli satu tiket asli konser Coldplay.
Selain itu, pasutri itu juga membeli akun Twitter bodong dengan nama @findtrove_id yang telah memiliki banyak pengikut atau followers.
Hal itu agar para korban bisa teperdayai dengan siasat liciknya.
"Setelah membuka penjualan tiket, korban diharuskan transfer book slot Rp50 ribu per tiket. Misalnya saya mau beli tiket, saya diwajibkan menyetor Rp50 ribu," kata Aulia.
Setelah mentransfer Rp50 ribu, korban selanjutnya diminta secepatnya mentransfer kembali uang pembelian tiket. Jika lebih dari satu jam tak mentransfer maka uang Rp50 ribu tersebut akan hangus.
"Korban yang melapor ke kita kurang lebih 60 orang dan kami mentracing yang ada di tabungan mereka (tersangka) sebesar Rp257 juta," ujar Aulia.
Selain membeli akun Twitter, tersangka pasutri ini juga membeli rekening tabungan atas nama orang lain. Tujuannya, agar praktik kejahatan penipuannya tersebut tak mudah terdeteksi.
"Beli rekening seharga Rp400 ribu," katanya.
Atas kasus penipuan tersebut, pasutri itu kini meringkuk di penjara dan dijerat pasal berlapis.
Pasal yang dijeratkan kepada pasutri itu yakni Pasal 28 Ayat (1) Juncto Pasal 45A Qyat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Tag
Berita Terkait
-
PA 212 Pakai Isu LGBT untuk Gagalkan Konser Coldplay, Ustaz Derry Sulaiman: Ini Bahaya!
-
Ungkit Lady Gaga dan Bintang Porno Miyabi, PA 212 Serukan Tolak Konser Coldplay: Mereka Dukung LGBT dan Ateis
-
Coldplay Bakal Manggung di Jakarta pada November, Harga Tiket Konser Mulai Rp800 Ribu hingga Rp11 Juta
-
Habin Husein Jafar Niat Nonton Konser Coldplay, Netizen: Asal Jaga Mata Ya
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Semua Kementerian Akan Efisiensi untuk Jaga Defisit Anggaran, Kecuali MBG
-
Kejutan Lebaran dari KAI, Naik LRT Jabodebek Hanya Rp1
-
Apakah Salat Idulfitri Harus Berjamaah?
-
LIVE STREAMING! Sidang Isbat Penentuan Lebaran Idulfitri 1447 H
-
Warga Karawang Catat! Ini 5 Lokasi Shalat Idul Fitri Muhammadiyah Besok, Jumat 20 Maret 2026
-
Awas, Ada Potensi Lonjakan Harga Barang Pokok Sehabis Lebaran
-
Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya
-
Tarif LRT Jabodetabek Cuma Rp1 Selama H1 dan H2 Lebaran 2026
-
Takbiran Bareng Nyepi, Habib Jafar Ingatkan Toleransi Bagian Ajaran Islam
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas