PDIP resmi memecat Budiman Sudjatmiko sebagai kadernya. Sanksi pemecatan itu dikeluarkan oleh PDIP pada Kamis (24/8) kemarin, setelah sebelumnya Budiman Sudjatmiko menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai Capres di 2024.
Budiman Sudjatmiko mengaku sudah menerima surat pemecatan yang diteken oleh Megawati Soekarnoputri selaku ketum partai.
"Sudah, sudah (menerima). Iya benar (pemecatan)," kata Budiman, dikutip dari Suara.com.
Menurut Budiman, surat pemecatan dari PDIP itu dikirim ke rumahnya dan diterima oleh putrinya. Tak hanya Megawati, surat pemecatan yang dilayangkan kepada Budiman Sudjatmiko juga telah ditandatangani oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
"(Surat diteken) Ibu Megawati dan pak Sekjen Hasto Kristiyanto, diterima oleh putri saya yang kebetulan waktu kecil dikasih nama oleh ibu Megawati," kata dia
Namun, eks aktivis 98 itu belum mau berkomentar atas sikap PDIP yang telah memecatnya sebagai kader partai.
"Nggak ada komentar, saya cuma mau bilang bahwa saya sudah menerima suratnya dan terima kasih untuk semuanya," kata Budiman.
Menurutnya, adanya pemecatan tersebut merupakan akhir dari salah satu episode dalam hidupnya.
"Ini adalah akhir dari satu episode dalam hidup saya dan saya tentu akan memulai episode berikutnya, bagian dari perjalanan panjang saya sebagai manusia politik sejak saya remaja dan ya akan mencoba terus mengalir bersama sejarah saja, bersama waktu ya," tuturnya.
Lebih lanjut, Budiman menegaskan, jika dirinya bakal menyiapkan episode baru dalam hidup atau perjalanan politiknya usai dipecat oleh PDIP.
"Dan kita siapkan episode-episode baru, saya harap bisa berkontribusi positif bagi Indonesia yang lebih baik dengan sumbangan kecil," katanya.
Berita Terkait
-
Dulunya Timses Jokowi, Nikita Mirzani Kini Siap Coblos Prabowo di Pilpres 2024: Sudah 3 Kali Gagal, Kasihan
-
Resmi Dipecat PDIP, Nasib Cinta Mega usai Kepergok Main Judi Slot saat Rapat Paripurna DPRD DKI
-
Ngaku Main Candy Crush Bukan Judi Slot saat Rapur DPRD DKI, Cinta Mega Diskakmat Netizen: Dikira Kita Bego Kali Ya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna