Nama Jessica Kumala Wongso belakangan ini muncul lagi ke permukaan hingga menjadi perhatian publik setelah kasus kematian I Wayan Mirna Salihin pada 2016 lalu diangkat Netflix dalam film dokumenter berjudul 'Ice Cold' pada 28 September 2023 lalu.
Walau kasus 'Kopi Sianida' kembali viral, Jessica Wongso ternyata enggan menonton film 'Ice Cold' besutan Netflix. Hal itu diungkapkan pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan Dalam podcast yang tayang di channel Youtube dr Richard Lee, MARS pada Sabtu (14/10) lalu.
Dalam podcast itu, Otto Hasibuan awalnya membeberkan kondisi Jessica Wongso yang kini mendekam di Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur.
"Gimana kabarnya (Jessica Wongso) bang? tanya dr Richard Lee.
"Dia sehat, dia sehat saya lihat," timpal Otto dikutip Selasa (17/10).
dr Richard Lee pun sempat bertanya kepada Otto apakah Jessica tahu namanya kembali sedang viral di media sosial setelah film dokumenter Netflix dirilis.
Otto Hasibuan pun menjelaskan jika, cerita itu disampaikan oleh petugas lapas kepada Jessica.
"Dia (Jessica) tahu Bang lagi trending," kata dr Richard Lee.
"Iya dia diceritain katanya sama pegawai-pegawai lapas itu, bahwa dia banyak (dibicarakan) di medsos-medsos," ungkap Otto.
Namun, kata Otto Jessica tak memantau kejadian viral di dunia maya karena emang tak menggunakan ponsel selama di penjara.
"Dia (Jessica) kan enggak bisa lihat telepon, kan enggak bisa nonton (Netflix)," ujar Otto.
Jika pun bisa menonton langsung film dokumenter tersebut, Jessica mengaku enggan menontonnya. Menurut Otto, alasan Jessica enggan menonton film 'Ice Cold' karena dirinya ingin melupakan tentang kasus yang menjeratnya itu.
"Kebetulan dia juga saya tanya seandainya pun bisa (nonton film dokumenter Netflix), dia enggak mau nonton gitu. Dia enggak mau nonton cerita mengenai dia dan sebagainya," katanya.
Otto pun bersedih kala mendengar ucapan Jessica. Sebab, sejak tahun pertama menghuni di Lapas Pondok Bambu, Jessica lebih banyak melakukan aktivitas meditasi untuk melupakan semua masalahnya.
"Bahkan saya agak sedih juga dia (Jessica) bilang bahwa selama dia di sana, dalam 2, 3 tahun pertama yang dia upayakan adalah bagaimana caranya melupakan semuanya. Jadi dia katanya dia bisa lakukan itu bersemendi untuk bisa lupa gitu loh," katanya.
Menurut Otto, upaya Jessica melupakan kasusnya itu karena dirinya membuat dirinya makin menderita di penjara.
"Dia merasa itu suatu penderitaan yang luar biasa dan kalau itu enggak hilang dia bilang ya dia akan susah terus," ujar Otto.
Diketahui, Jessica telah divonis 20 tahun penjara atas kasus Kopi Sianida pada 2016 lalu. Terhitung kini Jessica sudah menjalani penahanan selama tujuh tahun setelah dijebloskan ke Lapas Pondok Bambu.
Tag
Berita Terkait
-
Bagikan Video Pakar Kimia Ungkap Racun Sianida di Sedotan, Kembaran Mirna Dibela Netizen: Pokoknya Jessica Bersalah, Titik!
-
Kamaruddin Simanjuntak hingga Ribuan Pengacara Siap Kasih Bantuan Hukum ke Jessica Wongso, Otto Hasibuan: Pusing
-
Banyak Dibantu Bela Jessica Wongso, Otto Hasibuan Angkat Jempol ke Netizen Indonesia: Salut Buat Mereka
-
Sebut Film Ice Cold Besutan Netflix Sengaja Dibuat Kontroversi Biar Laris, Prof Eddy soal Tagar #SaveJessica: Saya Ketawa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit