Suara.com - Pelawak Ali Nurdin menilai almarhum Djuhri Masdjan atau Jojon sebagai komedian yang langka. Dia kagum dengan gaya lawakan yang dimiliki Jojon saat menghibur di atas panggung.
"Jojon itu pelawak yang sangat langka di Tanah Air. Walaupun sudah tua, dia tetap semangat kalau melawak. Nggak ada yang bisa gantiin Jojon," kata Ali ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/3/2014).
Kekaguman Ali terhadap Jojon bukan saja dalam hal pekerjaan, tapi juga kepribadiannya. Saat diberitahu sahabatnya meninggal dunia, dia merasa sangat kehilangan. "Saya sedih sekali," ucapnya.
Ali bercerita, perkenalannya dengan Jojon terjadi pada tahun 1995 silam. Waktu itu, almarhum mengajaknya untuk bergabung setelah Jayakarta Grup-grup lawak Jojon-dinyatakan bubar.
"Saya nggak percaya pas dia (Jojon) pertama kali hubungi saya. Saat itu dia lagi populer. Jayakarta Grup bubar dan dia ajak saya gabung," kenang Ali.
Mereka pun akhirnya aktif mengisi lawakan dari panggung ke panggung bersama dua pelawak lainnya. Di tengah perjalanan, keadaan memaksa mereka hanya jalan berdua.
"Jojon bilang 'berani nggak lu main berdua, terus saya bilang 'nggak masalah Pak Haji'. Dia itu orangnya gigih," ujar Ali yang juga sering melawak bareng Doyok ini.
Diberitakan sebelumnya, Jojon tutup usia Kamis (6/3/2014) pagi setelah berjuang melawan penyakit asma dan jantung. Almarhum meninggal di usia 69 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit
-
Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Abdul Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU