Suara.com - Frank Sivero, aktor yang bermain di film Goodfellas menggugat Fox Television senilai 285 juta dolar AS dengan tuduhan telah 'mencuri' karakter 'orang bijak' yang dimainkannya dalam film tentang mafia ini, untuk salah satu tokoh dalam episode film The Simpsons.
Sivero memerankan tokoh mafia, Frankie Carbone dalam film yang disutradarai Martin Scorsese itu. Ia menuduh penulis skenario The Simpsons telah mencuri karakter itu untuk tokoh Louie dalam episode 'Springfield mafia'.
Dalam gugatannya, Sivero yang juga bermain di The Godfather Part II, mengatakan pada 1989 ia pernah tinggal di apartemen yang sama dengan penulis The Simpsons.
"Dalam kurun waktu itu, penulis itu tahu seperti apa Sivero. Mereka bertemu hampir setiap hari. Mereka tahu ia (Sivero, red) sedang membangun karakter yang dimainkannya di Goodfellas," demikian salah satu gugatan itu.
Goodfellas diputar pada tahun 1990, dan mencetak box office dan meraih enam nominasi Oscar. Film ini juga mencetak pendapatan hingga hampir dua kali lipat dari anggaran yang dikeluarkan sekitar 28,5 juta dolar AS.
"Setahun setelahnya The Simpsons muncul dengan salah satu karakter orang bijak yang hamir sama dengan Frankie Carbone, karakter yang diperankan dan dibangun Sivero," demikian pernyataan gugatan itu.
Dalam kesempatan terpisah, Sivero menyebut produser The Simpsons James Brooks pernah meyakinkan dirinya mereka akan membuat film bersama, tapi hal itu tak pernah terjadi. Sivero yakin pendekatan ini hanyalah dalih untuk mempelajari karakter Frankie Carbone yang dibangunnya.
Dalam gugatan itu, Sivero menuntut ganti rugi senilai 57 juta dolar AS untuk hilangnya rasa sukanya, 114 juta dolar untuk gangguan yang tak selayaknya, dan 114 juta dolar untuk pencurian ide rahasianya. (radioaustralia.net.au)
Berita Terkait
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian