Suara.com - Senjata mahadahsyat tongkat emas milik pendekar kenamaan Cempaka (Christine Hakim) akan diwariskan kepada salah satu murid yang telah dididiknya selama bertahun-tahun.
Usia yang telah senja membuat Cempaka harus memilih Dara (Eva Celia), Biru (Reza Rahadian), atau Gerhana (Tara Basro) untuk menjadi pewaris tongkat emas sekaligus jurus dahsyat yang membuat senjata itu menjadi tak tertandingi.
Dilihat sekilas, Biru yang memiliki kemampuan silat lebih unggul daripada rekan-rekannya. Dia memiliki peluang kuat untuk menjadi calon pewaris.
Namun, Cempaka tidak berpikir demikian karena ternyata Daralah yang dipilih menjadi sang pewaris.
Cempaka beserta Dara dan Angin, murid termudanya, melakukan perjalanan untuk mewariskan jurus pamungkas tongkat emas. Sebelum sempat mengajari Dara, Cempaka dibunuh di tengah jalan.
Dara dan Angin juga nyaris kehilangan nyawa bila tidak diselamatkan oleh Elang (Nicholas Saputra) yang tahu bahwa mereka harus mencari pendekar Naga Putih untuk mewujudkan misi Cempaka menurunkan jurus sakti tongkat emas kepada muridnya.
Difitnah, Dara dan Angin menjadi buruan dari orang-orang di dunia persilatan yang mengira keduanya pembunuh Cempaka.
Tongkat emas pun jatuh kepada pihak yang salah, kekacauan tak terelakkan. Murid-murid Cempaka yang dikhianati berusaha merebut kembali tongkat emas tersebut untuk mengembalikan kedamaian.
Bangkitkan Dunia Persilatan Kisah silat di Indonesia pernah menjadi primadona lewat karya-karya Kho Ping Hoo, "Si Buta dari Gua Hantu" buatan Ganes T.H. juga Bastian Tito lewat tokoh fiksi "Wiro Sableng" alias Pendekar 212.
Selama beberapa waktu, kisah kependekaran di layar lebar seakan mati suri. Kemunculan "Pendekar Tongkat Emas" seakan jadi penanda bangkitnya kisah dunia persilatan di Tanah Air.
Produser Mira Lesmana sempat kesulitan mencari rekan untuk mewujudkan impiannya menghidupkan kembali cerita silat yang populer pada era 80-an. Butuh nyaris delapan tahun hingga akhirnya gayung bersambut saat KG Studio mengiyakan tawaran dari rumah produksi Miles Films pimpinan Mira Lesmana dan Riri Riza untuk memproduksi "Pendekar Tongkat Emas".
Proses riset hingga pengambilan gambar di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, mencapai waktu hingga dua tahun. Dana yang dikucurkan pun tidak tanggung-tanggung, yaitu 25 miliar. Menurut Mira, "Pendekar Tongkat Emas" menjadi salah satu film dengan biaya termahal sekaligus waktu produksi terlama setelah film "Gie".
Ifa Isfansyah yang sebelumnya menggarap film "Garuda di Dadaku", "Sang Penari", "Ambilkan Bulan", dan "9 Summers 10 Autumns" didapuk menjadi sutradara. Pria lulusan Institut Seni Indonesia Yogyakarta itu kebetulan merupakan pencinta kisah pendekar silat yang menghiasi masa kecilnya.
Saya dan Ifa sama-sama suka cerita silat," kata Mira sebelum pemutaran perdana "Pendekar Tongkat Emas" di Jakarta.
Keindahan Sumba Keindahan alam, budaya, juga kehidupan masyarakat Pulau Sumba tertuang dalam film berdurasi 113 menit itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Pantau Dulu, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.635.000 per Gram
-
Kaca Mobil Buram Bikin Bahaya? Kenali Penyebab Jamur dan Cara Ampuh Mengatasinya
-
Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Review Serial I'm Not Afraid: Drama Misteri Meksiko yang Sangat Emosional
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!
-
Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis