Verrys Yamarno. [Facebook @verrys yamarno]
Suan selaku pemilik kamar kost, tempat Verrys Yamarno tinggal, mengungkapkan dirinya begitu terkejut ketika mendengar kabar pemeran Mahar di film Laskar Pelangi itu meninggal dunia. Saat itu, Suan pun langsung meluncur ke kamar Verrys yang luas ruangannya 3X3 meter persegi itu.
"Ternyata benar sudah tidak bernyawa," cerita Suan saat ditemui di kediamannya di Jalan Kramat V, No. 13 RT 05/09, Senen, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2014).
Suan menambahkan, empat hari sebelum Verrys meninggal dunia sempat ngeluhkan sakit di kepalanya. Kabarnya Verrys punya riwayat penyakit migran sejak lama.
"Terus saat sakit itu, saya suruh bawa ke rumah sakit, tapi dia nggak mau. Saya tawarkan mau dibuatkan bubur atau nggak, dia juga ngga mau," ujar dia.
Menurut kesaksian Suan yang melihat langsung tubuh Verrys yang sudah tak bernyawa. Satu hari sebelumnya, Verrys sempat mengeluh pusing dan muntah-muntah.
"Tapi saya perhatiin dia emang agak kurusan. Mungkin karena capek kuliah juga kali ya," ucapnya.
Suan pun membantah kabar Verrys meninggal diduga karena narkoba. "Nggak kok. Sepengetahun saya, dia nggak mengkonsumsi itu. Merokok aja dia nggak. Waktu meninggal juga dalam posisi biasa, dan nggak ada tanda-tanda dia over dosis atau apa," tandasnya.
Verrys meninggal dunia di usia sangat muda, yakni 18 tahun. Pemuda yang lahir di Pulau Belitung itu pun tengah kuliah semester III di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Fakultas Film dan Televisi (FFTV).
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas