Musisi legendaris Iwan Fals masih menunggu respon Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal keinginannya memecahkan rekor dunia lewat konser Nyanyian Raya yang digadang-gadang bisa meraih jumlah penonton terbanyak, yakni 4 juta orang. Karena sampai saat ini, Iwan mengaku belum mendapat konfirmasi dari sang presiden, apakah bisa datang atau tidak ke acara tersebut.
"Terakhir saya kontak pak Presiden bulan lalu melalui email. Tapi belum ada jawaban. Mungkin beliau belum perhatikan karena gonjang-ganjing keadaan politik saat ini," kata Iwan saat menggelar jumpa pers konser Nyanyian Raya, di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (26/1/2015).
Iwan merasa perlu mendapat restu dari Jokowi karena bakal melibatkan banyak penonton. Apalagi pesan yang ingin diberikan di dalam konser menurut dia sangat positif.
Mengingat konser baru akan digelar pada 14 Maret 2015 mendatang, pelantun lagu Bento ini masih berharap mendapat tanggapan dari Jokowi. "Mudah-mudhan Pak Presiden dapet hidayah. Mungkin sekarang beliau masih demam panggung soal 100 kerja jadi presiden," ujar Iwan dengan canda.
Rencana awal, konser akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Namun seiring berjalannya waktu konser dipindahkan ke Garuda Wisnu Kencana (GWK), Uluwatu, Bali. Bila konsep empat juta penonton tak jadi, konser akan tetap berjalan. Niat Iwan untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya versi tiga stanza (bait) versi asli pun tetap dilakukan.
"Kalo nggak jadi empat juta penonton ya jadi 200 juta tapi nonton lewat televisi. Ini kan disiarkan langsung NET," ujar Iwan berkelakar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler