Suara.com - Seorang lelaki di Jepang dihukum penjara enam tahun karena menyerang dua anggota girlband populer Jepang, AKB48, dengan gergaji.
Satoru Umeta (24) terbukti dalam pengadilan telah menyerangn Rina Kawaei dan Anna Iriyama dalam sebuah ajang temu fans di Kota Takizawa, Perfektur Iwate pada Mei tahun lalu. Kedua gadis berusia 19 tahun itu mengalami cedera parah akibat serangan tersebut.
Dalam sidang penjatuhan vonis yang digelar Selasa (10/2/2015) di Pengadilan Distrik Morioka, hakim mengatakan aksi Umeta itu bisa membahayakan nyawa korban.
"Apa yang dilakukannya bisa menyebabkan para korban kehilangan nyawa," kata hakim.
Pemuda pengangguran itu mengakui dalam pengadilan bahwa ia melakukan penyerangan itu karena frustrasi akibat selalu gagal mencari pekerjaan.
Adapun AKB48 adalah grup band Jepang yang terdiri dari 168 gadis remaja. AKB adala singkatan dari Akihabara, nama sebuah distrik yang menjadi markas mereka. AKB48 sendiri mempunyai afiliasi di Jakarta, yang juga sangat populer, yakni JKT48. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI