Suara.com - Kuasa hukum H. Mandra, Sonie Sudarsono mengaku menemunkan fakta baru mengenai kasus dugaan korupsi yang menjerat kliennya.
Mandra dalam konferensi pers sejak pertama kali sejak dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung di kediamannya, sempat menelpon seorang broker bernama Iwan yang merupakan orang penjual filmnya kepada TVRI.
"Ada satu fakta menarik kebetulan bang Haji Mandra ditelepon oleh saudara Iwan, disitu ada fakta-fakta menarik terungkap. Dari situ kita bisa menelusuri bahwa di belakang ini ada apakah gerangan. Jadi tabir itu harus terungkap," kata kuasa hukum Mandra, Sonie, saat jumpa pres di kawasan Tebet Dalam III, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).
Sonie menambahkan, kliennya tidak ikut dalam proses palelangan penjualan film-film Mandra kepada TVRI. Proses penjualan hanya dilakukan oleh seorang broker bernama Iwan.
"H. Mandra ini tidak melakukan dari awal untuk sebuah proses kerja sama dengan TVRI melainkan kerja samanya melalui seorang broker," lanjutnya.
Bukan hanya itu, Mandra juga mengklaim tidak pernah menandatangani dokumen-dokumen perjanjian antara perusahaan film Viandra dengan TVRI.
"Pak H. Mandra tidak menda tangani dokumen-dokumen ini," jelasnya.
Menurut Sonie, kuasa hukum Mandra, dokumen yang ditanda tangani oleh kliennya adalah palsu, dilakukan seseorang dengan menggunakan scaner.
"Ternyata tanda tangan klien saya adalah palsu. Ternya itu hasil dari scan," tandanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah