Suara.com - Seniman betawi sekaligus aktor H. Mandra mengaku tidak mengetahui pola kerja sama yang dilakukan perusahaan miliknya dengan TVRI. Dia mengaku bisa bekerja sama dengan televisi nasional karena ada campur tangan dari seorang broker bernama Iwan.
Bahkan, Mandra mengaku dirinya tidak mengetahui adanya pelelangan terhadap tender pengadaan program siar di lembaga penyiaran Publik (LPP) Televisi Republik Indonesia (TVRI).
"Kan saya nggak tahu kalau di TVRI ada proses lelang. Saya menyerahkan kepada orang yang lebih paham," kata Mandra saat konferensi pers di kawasan Tebet Dalam III, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).
Saat itu kerja samanya dengan TVRI melalui seorang broker bernama Iwan. Menurut Mandra karena filmnya mau dibeli maka dia pun menjual film-film tersebut.
"Mekanisme saya tidak tahu persis harus bagaimana karena dia sendiri yang membawa film, dan beberapa pertemuan yang saya juga tidak tahu," jelasnya.
Namun, Aktor yang tambah ngetop setelah bermain di sinteron ‘Si Doel’ ini mengaku, film yang dijual kepada TVRI merupakan film bekas yang sebelumnya pernah diputar di televisi swasta.
"Selama ini saya kan kerja sama swasta yang tidak ada banyak aturan nggak ada istilah pakai lelang segala," lanjutnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan pelawak dan seniman Betawi Mandra Naih alias Mandra sebagai tersangka dugaan korupsi program siap siar Televisi Republik Indonesia 2012.
"Tersangkanya Mdr, sebagai Direktur PT Viandra Production," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Widyo Pramono di Jakarta, Selasa (10/2/2015).
Selain itu, Kejagung juga menetapkan dua tersangka lainnya, Direktur PT Media Art Image, Iwan Chermawan, dan Pejabat Pembuat Komitmen Yulkasmir.
Dalam kasus tersebut, Mandra diancam Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123