Suara.com - Fifty Shades of Grey, film drama erotis yang menawarkan kisah asmara panas antara seorang pengusaha dan mahasiswi sudah dirilis. Namun, penikmat film di Indonesia sudah pasti tidak bisa menonton film yang dibintangi oleh Jamie Dornan dan Dakota Johnson itu.
Lembaga Sensor Film (LSF) melarang pemutaran film yang diadaptasi dari novel laris berjudul sama itu. Alasannya, film tersebut tidak lolos standar sensor.
Bukan hanya Indonesia, beberapa negara lain juga menolak mentah-mentah film ini untuk diputar di bioskop-bioskop negara mereka. Berikut adalah beberapa diantaranya.
Cina
Badan sensor film di negara ini memberlakukan saringan ketat untuk film-film yang akan diputar. Saking ketatnya, pihak distributor film Fifty Shades of Grey, Comcast Corp, memilih tidak sama sekali membuat rencana untuk meluncurkan film panas itu di Cina, meskipun Cina merupakan pasar film kedua terbesar di dunia. Kendati demikian, film ini tidak dilarang di Hong Kong, kawasan yang notabene juga masih di bawah kekuasaan pemerintah Cina.
Malaysia
Belum apa-apa, lembaga sensor film Malaysia sudah mengatakan film ini "lebih pantas disebut film porno". Alhasil, penggila film di Negeri Jiran tak bisa menikmati film ini di bioskop-bioskop mereka.
Kenya
Kenya juga melarang pemutaran film Fifty Shades of Grey. Mereka tidak menjelaskan secara rinci apa alasan mereka melarang film ini masuk. Yang jelas, Kenya dikenal cukup selektif memilih film yang memuat konten berbau esek-esek. Pada tahun 2013, Kenya malarang pemutaran The Wolf of Wall Street, film yang menyajikan banyak adegan seks dan penggunaan obat terlarang.
Belum dapat dipastikan, apakah film ini akan diputar di India atau di negara-negara Timur Tengah. Yang pasti, Lebanon dikabarkan akan memutar film tersebut. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Si Paling High Class, 5 Novel dengan Vibes Rich yang Kuat!
-
8 Film Semi Paling Hot Populer, Ada yang Raih Oscar tapi Tak Tayang di Indonesia
-
6 Film yang Dilarang Tayang di Indonesia, Ada Isu LGBT dan Seksualitas
-
Di Balik Pembuatan Film "Fifty Shades of Grey"
-
"Fifty Shades of Grey", Film Paling Mesum Satu Dekade Terakhir
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok
-
Canting Londo Kitchen Gelar Road to Intimate Concert Bersama Sandhy Sandoro di Solo