Suara.com - Film Animasi Lightyear dilarang tayang di tanah air. Hal tersebut dipicu karena dugaan adanya dukungan terhadap LGBT.
Tidak hanya di Indonesia, beberapa negara lain seperti Arab Saudi, Mesir, Malaysia juga melarang film tersebut.
Di tanah air hal ini bukan hal yang pertama. Beberapa film produksi Hollywood sempat dilarang diputar di Indonesia.
Lantas film apa saja yang sempat dilarang diputar di Indonesia? Berikut rangkumannya:
1. Lightyear (2022)
Film Lightyear yang menampilkan karakter Buzz seperti di film Toy Story dilarang tayang di Indonesia dan 14 negara lainnya seperti Arab Saudi, Mesir, Malaysia, Kuwait, hingga Lebanon. Rupanya film Lightyear banyak dilarang karena menyuguhkan cerita seorang penjaga ruang angkasa wanita yang menikah dengan seorang wanita. Cerita sesama wanita tersebut juga menampilkan adegan ciuman singkat.
2. Fifty Shades of Grey (2015)
Lembaga Sensor Film Indonesia pun melarang film Fifty Shades of Grey karena adegan seks yang terlalu vulgar. Selain itu, terdapat pula laporan tindak kejahatan pemerkosaan di beberapa negara yang timbul karena menonton film Fifty Shades of Grey. Namun, penonton Indonesia kini bisa menyaksikan film yang dibintangi Dakota Johnson tersebut melalui platform Netflix.
3. Kucumbu Tubuh Indahku (2018)
Baca Juga: Selangkah Lagi Thailand Izinkan Pernikahan Sesama Jenis
Bukan hanya film luar negeri, garapan anak bangsa pun ada yang dilarang tayang di Indonesia. Film Kucumbu Tubuh Indahku dicekal di beberapa kota di Indonesia, salah satunya Depok. Alasan pencekalan itu terkait perilaku penyimpangan seksual yang dihadirkan dalam film Kucumbu Tubuh Indahku. Di sisi lain, film Kucumbu Tubuh Indahku justru memboyong sederet penghargaan, baik Piala Citra maupun Piala Maya.
4. Pocong (2006)
Selain Kucumbu Tubuh Indahku, film horor Indonesia Pocong juga dilarang tayang oleh Lembaga Sensor Film. Di antara alasan pelarangan tersebut lantaran mengandung adegan sadis, pemerkosaan brutal, serta membuka luka lama kerusuhan yang mengundang unsur suku, ras, agama, dan budaya.
5. The Interview (2014)
Film The Interview tak hanya dilarang tayang di Indonesia, tapi juga berbagai negara di dunia terutama Korea Utara. Pasalnya film The Interview dinilai mengisahkan alur yang menyakiti Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, sehingga dianggap sebagai bentuk terorisme. Bahkan Korea Utara mengancam akan melakukan serangan balik apabila Amerika Serikat menayangkan film The Interview.
6. Suspiria (2018)
Suspiria berkisah tentang para penari yang sukses mendapat banyak penghargaan. Namun Lembaga Sensor Film Indonesia melarang penayangan Suspiria pada 2018 silam. Alasannya, Suspiria banyak mengandung adegan kekerasan serta yang berbau seksual.
Nah itu dia film-film yang dilarang tayang di Indonesia dengan berbagai alasan yang melatarbelakanginya. Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Memanas: FIFA Tolak Keberatan Mesir dan Iran Terkait Atribut LGBT
-
Suarakan Perlindungan HAM LGBTIQ+ di Media Sosial, LBH Jakarta Tuai Pro-Kontra Netizen
-
Ramai Seruan Boikot Naykilla, Buntut Terang-terangan Dukung LGBT
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Viral Pemilik Brand Lokal ini Tolak Kerja Sama dengan LGBT, Tapi Malah Diserang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia