Pharrel Williams. [Shutterstock]
Pemilik hit Happy, Pharrel Williams mengungkapkan jika dirinya pernah dipecat tiga kali di restoran McDonald yang berbeda ketika masih muda.
Penyanyi berusia 42 tahun itu menungkapkan hal tersebut ketika menjadi bintang tamu Late Night With Seth Meyer, Rabu (8/4/2015). Selain itu, katanya, ia dipecat karena malas.
"Saya malas, saya malas sekali," katanya malu-malu mengakui, sebelumnya ia mengulang kembali pernyataan sang bos, "Williams! Ngepel...apa pun namanya," ia terdiam.
Pharrel juga bercerita ketika saat bekerja dirinya terjebak dalam musik. Ketika lagu disetel di ruangan, ia bernyanyi sambil mengepel.
"Pada titik tertentu mereka sadar bahwa saya tidak membantu." Lalu ia mengakui, "Aku hanya pandai makan chicken nugget."
Pharrel pun diganjar nasib baik ketika ia membantu menuliskan lagu untuk Justin Timberlake, I'm Lovin' It, yang akhirnya menjadi jingle sebuah perusahaan. Lagu tersebut menjadi jingle yang dikenang sepanjang masa.
Meski sukses, ia mengaku tak ingin balas dendam terhadap pahit getirnya di masa lalu.
"Tidak, itu bukan balas dendam," katanya. "Saya tidak percaya yang terjadi. Saya tidak percaya bahwa saya mendapat kesempatan itu. Itu seperti hal yang gila, karena saya dipecat dari McDonald."
Penyanyi berusia 42 tahun itu menungkapkan hal tersebut ketika menjadi bintang tamu Late Night With Seth Meyer, Rabu (8/4/2015). Selain itu, katanya, ia dipecat karena malas.
"Saya malas, saya malas sekali," katanya malu-malu mengakui, sebelumnya ia mengulang kembali pernyataan sang bos, "Williams! Ngepel...apa pun namanya," ia terdiam.
Pharrel juga bercerita ketika saat bekerja dirinya terjebak dalam musik. Ketika lagu disetel di ruangan, ia bernyanyi sambil mengepel.
"Pada titik tertentu mereka sadar bahwa saya tidak membantu." Lalu ia mengakui, "Aku hanya pandai makan chicken nugget."
Pharrel pun diganjar nasib baik ketika ia membantu menuliskan lagu untuk Justin Timberlake, I'm Lovin' It, yang akhirnya menjadi jingle sebuah perusahaan. Lagu tersebut menjadi jingle yang dikenang sepanjang masa.
Meski sukses, ia mengaku tak ingin balas dendam terhadap pahit getirnya di masa lalu.
"Tidak, itu bukan balas dendam," katanya. "Saya tidak percaya yang terjadi. Saya tidak percaya bahwa saya mendapat kesempatan itu. Itu seperti hal yang gila, karena saya dipecat dari McDonald."
Komentar
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Review Serial I'm Not Afraid: Drama Misteri Meksiko yang Sangat Emosional
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!
-
Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis
-
Perang Lagi Panas-panasnya, Amerika Serikat Krisis Rudal Lawan Iran
-
Bitcoin hingga XRP Menguat, Indeks CFX10 Melesat 1,07 Persen