Suara.com - Pemain sinetron Teuku Wisnu sempat dihujat Netizen kerena menganggap mengirimkan suratul Fatihah kepada orang yang sudah meninggal dunia adalah perbuatan bid'ah atau tak pernah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Hal ini diungkap ketika suami artis Shireen Sungkar ini membawakan program Islami bersama Zaskia Adya Mecca.
Pascadihujat, Wisnu mengungkap permintaan maaf lewat akun Twitternya. Beberapa jam lalu, dia mengunggah dalil soal memaafkan di akun Instagram-nya.
"Memaafkan kesalahan orang sering dianggap sebagai sikap lemah dan bentuk kehinaan, padahal justru sebaliknya. Bila orang membalas kejahatan yang dilakukan seseorang kepadanya, maka sejatinya di mata manusia tidak ada keutamaannya. Tapi di kala dia memaafkan padahal mampu untuk membalasnya, maka dia mulia di hadapan Allah Ta'ala dan manusia. Berbuat baik itu mulia, mampu memaafkan jauh lebih mulia," tulis Wisnu panjang.
Di situ, dia juga mengutip salah satu firman Allah Subahanallahu Wata'alla soal perintah saling memaafkan.
"Ada satu riwayat dimana suatu ketika ada seorang pria bertanya kepada Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam tentang akhlak yang baik, maka Rasulullah Shollallahu 'alaihi wasallam membacakan firman Allah:
“Jadilah engkau pemaaf dan perintahkan orang mengerjakan yang ma’ruf (kebaikan), serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh(keburukan)” (QS al-A’raaf [7] : 199). KemudianRasulullah bersabda lagi, “Itu berarti engkau harus menjalin hubungan dengan orang yang memusuhimu, memberi maaf kepada orang yang kikir kepadamu dan memaafkan orang yang zholim kepadamu.” (Hr. Ibnu Abud-Dunya). Wallahu a'lam bishawab," tulisnya lagi.
Beberapa waktu lalu, dalam sebuah acara televisi, Wisnu dan Zaskia Adya Mecca sebagai host menyebut jika pembacaan surat Al-Fatihah untuk orang-orang yang sudah meninggal adalah perbuatan bid'ah alias tidak pernah dicontohkan oleh Rasul. Hal itu menimbulkan reaksi miring dari netizen yang memiliki pandangan berbeda atas hal tersebut.
Selain itu, tayangan tersebut juga dikabarkan mendapat teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena dianggap telah menyalahi norma Islam dan memancing perdebatan.
Tag
Berita Terkait
-
Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar Ajarkan Anak Berbagi Barang Bermanfaat saat Ramadan
-
Teuku Wisnu Ungkap Kondisi Sang Ibu yang Makin Menurun, Kini Dirawat di RS
-
Detik-Detik Putra Shireen Sungkar Jatuh dari Tangga Terekam CCTV, Reaksinya di Luar Dugaan
-
Baru 11 Tahun, Adam Putra Sulung Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu Produksi Trailer Horor Sendiri
-
Visa Furoda Tak Terbit, Fajar Nugros: Orang Kaya Tidak Dipanggil ke Tanah Suci Tahun Ini
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL