Suara.com - Fairuz A Rafiq tak menyangka anaknya King Faaz Arafiq terkena penyakit infeksi saluran kencing. Akibatnya, King Faaz yang baru berusia empat tahun itu terpaksa dikhitan atau disunat.
"Anak laki-laki kan kalau ngebersihin habis pipis nggak mau dipegang, karena risih. Nah, itu akibatnya infeksi masuk. Jadi perlu disunat," kata perempuan yang akrab disapa Fai itu, di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2016).
Padahal, Fai tadinya berencana mengkhitan putranya itu beberapa tahun lagi. "Tapi disuruh dokter, jadi mau nggak mau disunat deh," ujar manta istri Galih Ginanjar itu.
Untungnya teknologi khitan saat ini sudah canggih. Faaz merasakan sakit hanya dalam waktu satu hari.
"Di hari kedua sudah dibolehkan pakai daleman. Sekarang sudah biasa aja, nggak perlu penyembuhan lama," pungkas Fai.
Fai juga cerita King Faaz selain kena infeksi saluran kencing juga terserang tifus dan demam berdarah dengue (DBD) hingga harus dirawat selama 12 hari di rumah sakit.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
Terkini
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin
-
Geledah Rumah Don Ritto di Bandung, Kejagung Sita Dokumen Terkait Febrie Adriansyah
-
Review Drama Stranger, Ketika Jaksa dan Polisi Melawan Korupsi Elite Politik
-
Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya
-
Sentilan Prabowo Diungkap MPR: Biaya Demokrasi 'Mahal' dan Maraknya Korupsi Daerah
-
Muhammad Farhan Sampai Ngamuk, Polisi Dalami Unsur Pidana Penebangan 10 Pohon
-
Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand
-
Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali
-
Pengacara Nadiem Makarim Optimistis Hadapi Banding Kejagung, Singgung Soal Pergantian Jampidsus
-
Asha Assuncao Umur Berapa? Ini Profil Lawan Main Arya Saloka yang Curi Perhatian