20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB
20 Tahun Fashion Nation. (Suara.com/Vania)
BACA 10 DETIK
  • Senayan City menggelar perayaan dua dekade Fashion Nation bertema The Icon Edit pada 18–26 September 2026.
  • Acara pembukaan menghadirkan desainer Mel Ahyar Archipelago dan TOTON yang menampilkan karya busana bernuansa tradisi lokal.
  • Rangkaian kegiatan ini juga menyelenggarakan pameran kolaboratif serta donasi amal bagi komunitas korban gempa di Nusa Tenggara Timur.

Suara.com - Dua dekade bukan waktu yang singkat bagi sebuah gelaran fashion untuk terus mengikuti perubahan zaman. Memasuki usia ke-20, Fashion Nation kembali digelar di Senayan City pada 18–26 September 2026 melalui tema The Icon Edit, sekaligus menjadi bagian dari perayaan 20 tahun perjalanan Senayan City.

Memasuki edisi ke-20, Fashion Nation menghadirkan rangkaian fashion presentation dan kolaborasi yang mempertemukan desainer, fashion institutions, media, creative communities, hingga fashion enthusiasts.

Pembukaan pada 18 September melalui The Era Runways menghadirkan Mel Ahyar Archipelago dan TOTON sebagai opening designers.

Mel Ahyar Archipelago membawa koleksi Tanö Niha, yang terinspirasi dari adat dan tradisi Pulau Nias, Sumatra Utara. Koleksi Wastra Modern Couture ini menerjemahkan arsitektur, ornamen, serta busana upacara Nias ke dalam siluet kontemporer, dengan palet warna kayu dan tekstur tenun yang tetap menghormati akar budayanya.

Sementara itu, TOTON mempersembahkan TEMPAAN KALA, kelanjutan dari koleksi KALA, melalui kolaborasi dengan JEUMPA. Sentuhan floral hadir dalam setiap tampilan, sementara sebagian besar koleksi dikerjakan dengan tangan menggunakan teknik artisan yang berakar pada tradisi kriya.

Pendekatan tersebut juga membawa pesan tentang proses produksi yang lebih lambat dan penuh kesadaran di tengah laju fast fashion. Opening Fashion Nation tahun ini turut menghadirkan Anggun sebagai tamu spesial yang tampil didampingi seorang pianis.

Setelah pembukaan, rangkaian Fashion Nation dilanjutkan dengan sejumlah program yang membawa karakter berbeda. SC 20 IN STYLE ft. Gadis Sampul, SC: “CONVERGE”, dan SC: Urban Nomad menghadirkan nama-nama seperti Artkea Stripes, Elima, Lanivatti, AMOTSYAMSURIMUDA, Cover Me Not x Furry Tales, hingga TYGA.

Kolaborasi lainnya hadir melalui SC x MASARI presenting: The Curve, yang mempertemukan ARI, Friederich Herman, Peggy Hartanto, Sean Sheila, dan TOTON. Cita Tenun Indonesia juga hadir melalui Lungsara, sementara ELLE Indonesia mempersembahkan “PEREMPUAN”.

Rangkaian program kemudian berlanjut melalui kolaborasi bersama Indonesian Fashion Designers Council (IFDC) dalam KANVAS BUDAYA dan SC New Mode yang menampilkan sejumlah desainer generasi baru.

Selain fashion presentation, kolaborasi dengan IFDC juga menghadirkan GAYA, sebuah exhibition yang mengeksplorasi fashion, identitas, dan ekspresi kreatif Indonesia. IFDC turut memperkenalkan Draft, pop-up store yang menjual kemeja putih hasil kolaborasi para desainer IFDC dengan Cotton USA. Seluruh hasil penjualan akan didonasikan untuk mendukung komunitas yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

“Fashion Nation telah menjadi bagian dari Senayan City selama dua dekade. Di edisi ke-20 ini, kami ingin menghadirkan sebuah perayaan yang mencerminkan luasnya ekosistem fashion Indonesia, mulai dari desainer dan fashion labels hingga media, fashion institutions, dan creative communities,” ujar Halina, Leasing & Marketing Communications Director Senayan City.

Berlangsung bersamaan dengan perayaan 20 tahun Senayan City, Fashion Nation 20th Edition: The Icon Edit menjadi ruang untuk melihat bagaimana fashion Indonesia terus bergerak, merawat warisan, membuka ruang bagi generasi baru, dan menemukan bentuk ekspresi yang terus berkembang.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com