Suara.com - Perlahan tapi pasti, dukungan petisi online change.org agar televisi menghentikan tayangan program yang dipandu oleh Oki Setiana Dewi sudah mencapai 2.562 dukungan atau tanda tangan saat berita ini rilis.
Petisi berjudul Stop Tayangan Usadzah Abal Abal Oki Setiana ditulis oleh akun anonim okisetianadew yang sebelumnya bernama okijellydrink.
Oki yang saat ini memandu acara Curahan Hati Perempuan itu dikritik karena gelar ustadzah namun dalam kesehariannya tak mencermin sosok ustadzah sebenarnya.
Adapun alasan petisi ini agar pihak stasiun televisi tak lagi melibatkan Oki karena ibu dua anak itu dalam poin pertama disebut-sebut telah melakukan pembohongan publik tentang short course (kuliah) lewat jalur mustami dan masuk kelas persiapan bahasa di Universitas Ummul Quro. Padahal, katanya, Oki tak pernah kuliah di sana.
Di poin kedua Oki juga dibilang telah melakukan intimidasi terhadap masyarakat yang memberikan kritik dengan kata-kata amat sangat tidak pantas. Selain meretas akun okijellydrink, juga mengancam melaporkan pihak yang mengkritik ke polisi.
Poin ketiga, Oki dibilang belum fasih dalam pelafalan hadist dan ayat-ayat yang disampaikan dalam kajiannya. "Bahkan makhraj dan tajwid pun acakadut."
Di poin keempat, Oki selalu memamerkan hal yang bersifat duniawi, baik dalam akun Instagram maupun dalam tayangan infotainment, juga dibilang selalu minta fasilitas mewah dan tarif yang mahal untuk ceramah off air.
Poin berikutnya, oki dibilang plagiat karya orang lain saat mendesain jilbab dan gamis dan soal buku yang diakui ditulisnya, Oki disebut menggunakan ghost writer.
Netizen yang ikut membubuhkan tanda tangan mendukung petisi ini, mereka juga memberikan alasan mendukung Oki tidak lagi dihadirkan di program televisi:
"Kakak saya bilang pernah undang mbak oki ke acara kampusnya. Dan emang orangnya sombong banget, kan biasa ya selesai acara di kasih makan tapi dia ga dimakan gitu, malah langsung pergi ga pamit ga apa. Maklum pengennya makanan mahal kali ya. Saya lupa berapa bayarannya tapi emang mahal," tulis akun annisa kusuma.
"Oki Setiana Dewi tidak mumpuni dalam hal kapasitas untuk menjadi ustadzah. Sesungguhnya Oki hanyalah artis biasa yang berperan sebagai ustadzah. Harap membedakan dunia hayalan dengan kenyataan. Jika memang ingin menjadi ustadzah, harusnya belajar terlebih dahulu. Saya sebagai muslimah malu memiliki icon ustadzah seperti Oki Setiana Dewi" tulis akun heliana komalasari.
Suara.com pun mencoba menghubungi pihak Oki maupun suaminya, Rio, melalui nomor ponsel pribadi mereka namun belum berhasil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah
-
Agna Rangkum Perihnya Perpisahan Sunyi dalam Lagu 'Diluar Hal Biasa'
-
DNA Rilis Album Aurora, Realita Kehidupan DJ Aloy dan JayJax dalam 18 Lagu
-
Ruben Onsu Resmi Perjuangkan Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Sidang Digelar 15 Juli 2026
-
Seni Membalas Hujatan: Bule Real 'Comeback' dengan Single Dangdut Komedi 'Hayati'
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
-
Serahkan Uang ke Polisi, Awkarin Tegaskan Ada di Pihak Korban Hanania Travel
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional